Rhesa mengakui Bondan Prakoso sebagai bassist idolanya.

JAMBUL hari Rabu, 14 November 2012 yang lalu, Trax Trooper Buluk ngajak Rhesa Aditya dari Endah & Rhesa untuk ngejam bareng di program ini. Nggak cuma nge-jam bareng, Buluk juga mengajak Anak Trax untuk mengenal lebih dekat dengan sosok Rhesa.

Ternyata awalnya Rhesa mulai bermusik dengan main keyboard, terutama lagu-lagunya Richard Marx. Masuk masa SMP, Rhesa kenalan dengan drum dan main musik-musiknya Blur. Nah, waktu SMA Rhesa sempat satu sekolah dengan Endah, tapi abis itu pindah sekolah dan ketemu sosok yang menginspirasi dia dengan warna instrumen bass, yaitu Bondan Prakoso yang waktu itu masih gabung di Funky Kopral. Dari situ, Rhesa sadar kalau ternyata bass nggak cuma bisa sebagai pengiring, tapi juga bisa dijadiin solo seperti gitar dan keren banget. Rhesa sempet nggak diizinin untuk meninggalkan keyboard dan fokus ke belajar bass, sampe akhirnya dia ikut festival musik dan dapet predikat bassist terbaik. 

Trax Trooper Buluk juga sempet menyinggung soal permainan Rhesa di Endah & Rhesa. Menurutnya, Rhesa dan Endah itu kalau membuat lagu selalu dengan kadar skill yang secukupnya, padahal Buluk yakin masing-masing punya skill yang gila-gilaan. Rhesa mengakui hal tersebut tapi baginya ini  selalu diimbangi dengan permainan live mereka yang abis-abisan. 

Trax Trooper Buluk nggak menyia-nyiakan keberadaan Rhesa di JAMBUL, dia langsung minta Anak Trax untuk ngetweet lirik, terus mereka mainin bareng. Gokil abis, Anak Trax. Saat itu juga langsung jadi lagu karya mereka. 

Kalau lo mau tau segala informasi terbaru soal Rhesa, follow aja akun twitternya di @rhesa_aditya. Buat spoiler aja nih, katanya next project Endah & Rhesa akan ada warna instrumen keyboard lho. Bener nggak ya?