TRENDING:

See More

Trax Guide

See More

Video Picks

Latest News

meticore

See More

Trax Guide

See More

Video Picks

[yourchannel user="TraxFMJkt"]

Latest News

Chart 20:20 Indonesia

1
new
Rizky Febian – Seperti Kisah
Views 4 | TWP 1 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Setelah tahun lalu akhirnya resmi memulai karier bermusik dengan labelnya sendiri RFAS Music dengan konser intimate di Dago Tea House Bandung, merilis beberapa project musik terbaru termasuk lagu kerinduannya terhadap sang ibu dalam lagu ‘Ku Rindu Ibu’Rizky Febian atau yang lebih sering dipanggi Iky akhirnya memulai tahun 2021 dengan lagu terbarunya yang berjudul ‘Seperti Kisah’. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, kali ini Iky menyanyikan lagu yang diciptakan oleh Koko Iryawansyah, gitaris dari grup Band SAE.

Lagu ini sebenarnya adalah satu dari banyak demo lagu yang diberikan Koko Iryawansyah untuk didengarkan Iky dengan niat agar Band SAE bisa berkolaborasi dengan Iky. Setelah mendengarkan beberapa demo yang dikirim tadi, ternyata Iky jatuh cinta dengan salah satu lagu yang berjudul ‘Seperti Kisah’ dan ingin menjadikan lagu ini sebagai salah satu singlenya. Koko Iryawansyah menuliskan lagu ini berdasarkan kisah perjalanannya dengan sang Istri sekaligus untuk bisa menjadi kenangan yang nanti bisa

dinikmati banyak orang. Tentu, setelah Iky memutuskan untuk menjadikan lagu ini sebagai single, ada beberapa hal yang ditambahkan olehnya, terutama di bagian bridge. ‘Seperti Kisah’ selain diciptakan oleh Koko Iryawansyah dan Iky, juga dibantu oleh Beraldy Dean sebagai Music Producer dan Arranger.

Beraldy Dean juga ikut mengisi Guitar Acoustic dan Electric dalam lagu ini. Selain itu, Keys & Synth oleh Klency LembonoBass oleh R. InnocentioProduser oleh Rahul Tamara PutraVocal Director oleh Bowo SoulmateEditor Vocal oleh Heri Alesis yang sekaligus berperan sebagai Mixer. Lagu inipun direkam di Bro’s Studio untuk kemudian di Mastering oleh Steve Corrao di Sage AudioAmerika Serikat.

2
new
Lomba Sihir – Hati dan Paru-Paru
Views 10 | TWP 2 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Bisa jadi 26 Februari 2021 akan merupakan tanggal bersejarah bagi dunia musik Indonesia di tahun-tahun mendatang, karena di hari itu beredarlah single perdana dari sebuah band baru yang patut diperhitungkan, yaitu Lomba Sihir. Dirilis oleh Sun Eater di platform-platform musik digital, “Hati dan Paru-Paru” menjadi perkenalan pertama dengan band asal Jakarta ini yang terdiri musisi-musisi yang namanya bersinar dalam beberapa tahun terakhir, yakni Baskara Putra alias Hindia (vokal), Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (gitar, vokal), Wisnu Ikhsantama (bas, vokal), Tristan Juliano (kibor, vokal) dan Enrico Octaviano (drum).

Selain tersedia di platform-platform musik digital, “Hati dan Paru-Paru” juga akan hadir dalam bentuk videoklip yang disutradarai sekaligus dibintangi oleh penyiar radio dan pemandu siniar ternama, Iyas Lawrence. Videoklip “Hati dan Paru-Paru” akan mulai tayang pada tanggal 26 Februari pukul 16:00 WIB di kanal YouTube Lomba Sihir.

Dengan balutan musik pop ’80-an yang enteng dan mudah dicerna, “Hati dan Paru-Paru” mungkin akan mengagetkan bagi pendengar yang sudah akrab dengan musik bising yang biasa dibawakan oleh Baskara bersama .Feast, Rayhan dan Tama bersama Glaskaca, maupun Rayhan dan Enrico di Martials. “Anehnya dapat nada tema lagu ini bareng Rayhan berdua, padahal biasanya kami berisik di Martials. Kocak juga jadi pop begitu,” kata Enrico yang juga merupakan session player andalan untuk Rendy Pandugo, Petra Sihombing dan masih banyak lagi.

Sementara itu, lirik “Hati dan Paru-Paru” berupa pesan kepada pendatang baru di Jakarta yang terpana oleh kilaunya Ibu Kota, disertai imbauan untuk menjaga diri agar tidak silau oleh segala kegemerlapan itu. “’Hati dan Paru-Paru’ itu andaikan kita bisa omong ke teman yang baru pindah ke Jakarta dan enggak tahu menahu tentang kotanya. Akan kita bawa ke mana dan bilang apa?” kata Baskara yang juga menulis lirik tersebut. Tristan, sang pemain kibor yang juga merupakan separuh dari duo Mantra Vutura, menekankan adanya permainan kata di lirik tersebut. “‘Hati dan Paru-Paru’ secara langsung dan tidak langsung seperti menasehati jaga diri dari alkohol dan rokok, atau bisa juga hati sebagai makna emosional,” katanya. Sedangkan Udu, yang kerap tampil di panggung bersama Matter Halo dan Mantra Vutura dan memulai karier solo pada tahun lalu, menambahkan, “Gue yakin ‘Hati dan Paru-Paru’ ini interpretasinya buat masing-masing orang juga pasti berbeda-beda, dan yang kami harapkan adalah orang-orang bisa membayangkan pengalaman personal mereka saat mendengar lagu ini.”

Cerita Lomba Sihir sendiri bermula di pertengahan tahun 2019 atas inisiatif Baskara yang mengajak Tama, Enrico, Tristan, Udu dan Rayhan untuk menjadi band pengiring Hindia di panggung setelah sebagian besar di antara mereka juga terlibat di proses rekaman album Menari dengan Bayangan. Seiring berjalannya waktu, Lomba Sihir berkembang menjadi band yang sesungguhnya dengan kontribusi merata dari semua anggota dalam proses pembuatan musiknya. Menurut Tama, yang juga adalah produser yang menangani albumnya .Feast dan Reality Club, “Latar belakang orangnya beda-beda, jadi sentuhan personalnya masing-masing yang bikin musiknya jadi kayak begini. Semuanya juga keluar dari kebiasaannya.”

“Menurut gue album Lomba Sihir yang akan datang digambarkan dengan sempurna via single ini. Semua karakter masing-masing orang ada porsinya di sini,” kata Rayhan, yang pada tahun lalu juga merilis album mini bersama Agatha Pricilla. “Semacam gerbang yang tepat untuk masuk ke album kami nanti.” Sambil menunggu album perdana Lomba Sihir yang akan beredar dalam waktu dekat, silakan nikmati dulu “Hati dan Paru-Paru” sebagai hidangan awal dari band yang akan segera terdengar di mana-mana ini.

 

3
new
Soundwave – Liberty
Views 17 | TWP 3 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Setelah di tahun kemarin merilis single yang berjudul ‘Kamulah Satu-Satunya’ yang merupakan remake dari lagu legendaris milik Dewa 19, kini di awal tahun 2021, Soundwave kembali menggebrak dunia musik Indonesia dengan single berjudul ‘Liberty’. Masih dengan nuansa Pop Dance ala Soundwave, Jevin Julian dan Rinni Wulandari berhasil memberikan sentuhan yang sedikit berbeda di lagu ini. “Lagu Liberty ini memang sedikit berbeda dengan lagu-lagu Soundwave sebelumnya karena lagu ini lebih dance- able, sing-able, dan lebih fresh,” ungkap Rinni.

Terinpirasi dari kehidupan keduanya di masa muda, single ini seakan menampilkan sosok anak muda yang bebas berekspresi, eksplorasi banyak hal, bersenang-senang tanpa harus memikirkan hal-hal yang serius. “Lagu ini sebenarnya mewakili anak muda jaman sekarang juga karena rata-rata anak muda akan punya sisi Liberty,” jelas Jevin. “Tapi, kebebasan yang dimaksud di Liberty ini adalah kebebasan untuk melakukan hal apapun in a good way. Biarpun sebenarnya jaman kami muda tidak sama, tapi behaviour anak muda rata-rata akan sama,” lanjutnya.

Ditulis dan di komposisi oleh Jevin dan juga Rinni, lagu ini juga ikut dibantu oleh Iqbal MSSVKNTRL dalam proses Mixing dan Mastering-nya. Selain itu, Aldrienko Pakusadewo juga membantu untuk mengisi Additional Guitar. Proses pembuatan lagu ini sendiri bisa dibilang sangat seru, karena baik Jevin maupun Rinni berusaha untuk menyelam kembali ke masa-masa muda mereka. Rinni bahkan mengungkapkan bahwa selama proses pembuatan lagunya, dia jadi teringat masa-masa ‘bebas’ saat muda. Selain itu, artwork dari single ini juga disiapkan secara special oleh Soundwave. Mengambil latar kota Jakarta, photoshoot dilakukan di dalam mobil. Ini, kata Jevin, juga sangat menggambarkan masa muda yang penuh dengan petualangan. Lepas photoshoot tersebut, Jevin dan Rinni bahkan sempat menghabiskan waktu berkeliling Jakarta.

Jika ditanya mengenai arti kebebasan, Jevin dan Rinni mendeskripsikannya sebagai bebas melakukan hal-hal yang diinginkan, bebas berkarya sesuai hati, bebas berekspresi, dan berani untuk speak up. Single ‘Liberty’ ini menjadi penanda era baru dari Soundwave secara indie di label yang mereka dirikan, Gunfingerz. Di tahun ini pula, mereka akan merilis beberapa single terbaru lagi sekaligus mempersiapkan album terbaru yang rencananya juga akan dirilis di tahun ini.

4
new
Ghea Indrawari Feat. Boy William – Bucket List
Views 13 | TWP 4 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Gadis imut dan menggemaskan asal Singkawang, Ghea Indrawari, kembali hadir dengan single terbarunya “Bucket List”.  Ada yang berbeda di single ke lima dari jebolan Indonesia Idol 2018 ini. Kali ini, Ghea mengajak Boy William sebagai teman featuring. Di single “Bucket List” ini membuktikan kepiawaian Ghea sebagai penyanyi dan juga musisi. Lagu yang diciptakan sendiri oleh Ghea, mencerminkan sosok Ghea Indrawari yang ceria dan imut. Ini seperti keluar dari zona nyaman Ghea. Karena tema lagu cinta yang sendu seolah sudah menjadi trademark untuk gadis manis jebolan Indonesia Idol 2018 ini.

Lagu yang bergenre pop dance ini diaransemen apik oleh Kenny Gabriel dengan nuansa modern yang terdengar riang. Dan tak hanya itu, sebagai pecinta musik K-Pop Ghea pun sangat lihai dalam memberikan bumbu-bumbu dengan aroma khas K -Pop.  Berpadu dengan alunan Rap dari Boy William, membuat lagu ini sangat hidup dan fun banget! “Aku super excited dan sangat senang banget  waktu Ghea infoin kalau dia bikin lagu dan minta aku isi bagian Rap nya. Dan ketika mendengarkan lagunya, aku cuma bilang wow Ghea ini kereen bangett, ayoo segera take vocal” ungkap Boy William.

Walau menghadapi beberapa kendala, proses penggarapan lagu ini terbilang  singkat dan Ghea sendiri mengaku sangat suka dan bangga dengan single terbarunya ini. Dia berharap lagu ini bisa membawa warna yang berbeda dalam perjalanan karirnya di industri musik. Selain itu tentunya menjawab keinginan para fans GheAlways untuk terus berkarya. “Aku sangat bersyukur, dukungan fans GheAlways yang selalu memberikan support. Dukungan dari kak Boy, juga sangat berarti banget buat aku di lagu ini. Dan melalui single terbaru aku ini,  aku berharap semua dapat menikmati karya terbaru aku dan menikmati ke halu -an aku hahaha” ungkap Ghea.

So GheAlways, apa yang jadi “Bucket List” kamu? Bermain salju, atau bertemu kak Boy William?. Yuk tonton music video Bucket List dari Ghea Indrawari di youtube channel Hits Records, save lagu Bucket List di digital music platform kamu, dan jangan lupa juga untuk selalu request single terbaru Ghea Indrawari – Bucket List di Trax FM, ya!

5
new
Sal Priadi – Serta Mulia
Views 7 | TWP 5 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Sal Priadi, seniman nomine AMI Awards, kembali dengan “Serta Mulia”, single terbarunya yang menawan. Dirilis oleh Orang Pertunjukan di semua layanan musik digital sejak 19 Februari 2021, ini adalah lagu ketiga yang diambil dari album mini Kumpulan Lagu Cinta #1, menyusul “Irama Laot Teduh” dan “Misteri Minggu Pagi” di tahun lalu.

Ditulis oleh Sal sendiri dan diproduseri oleh Mahatamtama Arya Ardinegara dari band Coldiac yang tumbuh besar bersama Sal di kancah musik Malang, “Serta Mulia” adalah perayaan hubungan yang terinspirasi sebuah momen penting dalam salah satu hubungan personal Sal. “Gue menulisnya pas merayakan satu tahun pernikahan gue, cuma lagu ini enggak mengangkat dari sisi itu,” katanya. Lagu ini berawal dengan suara Sal yang hanya diiringi gitar akustik, sebelum menciptakan suasana riang dengan suara perkusi meriah yang diisi oleh musisi dan produser ternama dari Bandung, Ari Renaldi.

Seperti halnya lagu-lagu lain di Kumpulan Lagu Cinta #1, pada “Serta Mulia” Sal memilih pendekatan yang berbeda dibanding lagu-lagu yang terdapat di Berhati, album debutnya dari tahun 2020. “Di Berhati cara penulisan gue puitis, dan kali ini gue berusaha menulis lirik yang lugas. Gue memasukkan kata kayak “fufufufu” yang enggak ada artinya. Ada beberapa kata bahasa Inggris, yang gue enggak pernah lakukan di penulisan lirik gue,” katanya. “Sesederhana itu bentuk lagu gue di Kumpulan Lagu Cinta. Gue memang ingin menghadirkan musik yang lugas, nyaman dan enak untuk didengarkan.”

Bertepatan dengan dirilisnya “Serta Mulia”, Sal Priadi juga meluncurkan situs web resminya yang baru, www.salpriadi.com. “Ini untuk berkomunikasi dengan pendengar, terus konten eksklusif juga akan lebih banyak di sana,” kata Sal.

Berkaitan dengan tema single barunya, situs web ini juga menawarkan sebuah fitur khusus. “Gue sering banget terima permintaan ucapan ulang tahun, mau kawin dan sebagainya di direct message Instagram gue,” kata Sal. “Jadi gue mau kasih satu ruang di situs web agar orang bisa minta ucapan.”

Dengan menyediakan kesempatan untuk memesan ucapan langsung dari Sal, www.salpriadi.com menjadi pelengkap yang pas bagi harapan Sal terhadap “Serta Mulia”. “Gue mau jadikan lagu ini lagu tema buat orang-orang merayakan hubungan mereka sama pasangannya, teman kerjanya, kakak atau adiknya, orang tuanya,” katanya.

6
new
Raisa – Ragu
Views 1 | TWP 6 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Raisa memulai awal tahun ini dengan merilis single berjudul Ragu. Lagu tersebut dibuat oleh dirinya bersama Ari Renaldi dan diproduseri oleh Camden Bench, yang juga memproduseri Teristimewa.

Ragu mengusung tema keseharian. Bagaimana kadang kita dihadapi keadaan untuk memilih. “Lewat lagu ini aku nggak ingin impress ke siapa-siapa atau gimana, tapi lebih kepada ingin bercerita aja. Pas dengerin lagu yang punya chill vibe ini mungkin bisa mengembalikan kenangan-kenangan baik ketika itu sehingga jadi feel good,” cerita Raisa.

Ragu ditulis oleh Raisa di tahun 2014 silam dan belum pernah dirilis sebagai single. Di masa pandemi, Raisa berusaha tetap aktif berkarya. Salah satunya memperbaharui rasa dari Ragu dengan kembali mengajak Camden Bench untuk memperkaya Ragu dari sisi isian dan mood musik. Ditambah dengan lirik lagu yang simpel dan relatable, Raisa yakin kalau Ragu dapat mudah diterima oleh masyarakat karena easy listening.

“Ragu mengingatkan kita dengan nuansa Raisa di antara album ke-2 (Heart to Heart) dan album ke-3 (Handmade). Namun dengan musik jauh lebih masa kini. Dengan banyak elemen gitar saya rasa ini bisa jadi sesuatu yang segar buat Raisa mengawali 2021,” ungkap Adryanto Pratono, CEO JUNI Records.

7
new
Andmesh – Tiba-Tiba
Views 1 | TWP 7 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Sukses dengan Album Cinta Luar Biasa dan meraih berbagai penghargaan bergengsi baik dari Indonesia  dan ASIA melalui MAMA Awards, kini Andmesh Kamaleng kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “Tiba-Tiba”.

Lagu “Tiba–Tiba” diciptakan oleh Andmesh Kamaleng dengan dibantu oleh Irwan Opung Simanjuntak untuk aransemen musiknya, dimana Opung adalah sosok jenius dibalik lagu-lagu hebat sang legenda Glenn Fredly. Berbeda dengan single – single sebelumnya di album Cinta Luar Biasa, yang di dominasi dengan tema romantis melankolis, lagu Tiba – Tiba hadir dengan alunan nada bernuansa Groovy 90’an. Alunan nada, musik yang sangat segar akan membawa siapapun yang mendengarkannya untuk kembali nostalgia mengingat masa-masa bahagia bersama seseorang yang dulu pernah menjadi kekasih. Hal ini juga tentunya cocok dengan tema lagu nya sendiri seperti “Jatuh Cinta Kembali

Lagu yang menceritakan tentang perasaan ketika kita tiba tiba teringat  seseorang yang pernah dekat,mewarnai hidup kita dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan, namun sayangnya tidak dapat bersama. Dan rasa rindu itu hadir secara tiba–tiba, setelah sekian lama terpisah.

“Ame memang sengaja menciptakan lagu ini agak berbeda dengan yang di album CLB, karena Ame ingin membawa ‘good vibes’ dan mood orang yang dengerin lagu ini jadi naik. Ame juga ingin membawa perasaan “berbunga bunga” nya orang yang sedang jatuh cinta makanya musiknya ame bikin groovy.” tutur Andmesh.

Andmesh berharap lagu ini dapat diterima oleh semua genre usia dan khususnya oleh Andmeshia, yang telah menunggu karya terbaru dari Andmesh. Dan tentunya dengan lagu “Tiba-Tiba” ini dapat membawa para pendengarnya ikut merasakan perasaan bahagia dan jatuh cinta.

8
new
Vionita Sihombing – Dia Masa Lalumu, Aku Masa Depanmu
Views 10 | TWP 8 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

The winner of The Voice Indonesia 2019, Vionita Sihombing kini kembali lagi dengan single keduanya setelah merilis single pertama di tahun kemarin.

Berbeda dengan single pertamanya “Jangan Muncul Muncul Lagi” yang segar, fresh dan ceria, single kedua yang diberi judul Dia Masa Lalumu Aku Masa Depanmu atau DMLAMD bernuansa pop ballad dan mengiris kalbu.

Menceritakan tentang seorang wanita yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri dan selalu ada disaat jatuh bangunnya sang pria, namun sang pria tetap mau berada di Friend Zone.

DLAMD di ciptakan oleh Raguel Lewi, seorang pencipta lagu yang sukses membawa Mawar De Jongh ke puncak chart lagu Indonesia dan single ini hanya memerlukan waktu 1 bulan untuk rampung. Mulai dari pemilihan lagu hingga pengerjaan video klipnya. Vio mengatakan bahwa DMLAMD merupakan karya yang berkesan baginya, karena cerita dan waktunya bertepatan dengan suasana hatinya saat ini.

Tidak heran DMLAMD bila didengar terasa sedih dan menyentuh hati, mungkin dapat dikatakan ini adalah soundtrack of broken heart atau soundtrack of friend zone.

Dengan kata lain, single ini mewakili perasaan banyak orang yang sedang mengalami hal tersebut. Vio berharap semoga lagu ini nantinya dapat menjadi Top Of Mind orang orang yang mendengarkannya dan semoga lagu ini dapat menjadi inspirasi banyak orang untuk berani mengakhiri sakit hati karena suatu hal yang sia-sia.

9
new
Jaz – Sedang Jatuh Cinta
Views 11 | TWP 9 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Setelah Jaz melalui masa pandemi bersama dengan kita semua di Indonesia, musisi berkelahiran Brunei ini akhirnya kembali merilis musik, sebuah single terbaru berjudul “Sedang Jatuh Cinta”. Single ini dipersembahkan untuk para fansnya, juga sekaligus menjawab kerinduan dari Jaz dalam berkarya.

Single yang diproduseri oleh Ramadhan Handy dan juga Asta handoko ini menceritakan tentang pertemuan seseorang yang telah lama merasa hampa dalam kesendirian dengan sosok yang membuat hidupnya mulai kembali cerah berwarna, mulai merasakan kebahagiaan dan kegembiraan lagi, semuanya tercermin dalam lirik lagunya, sementara warna vocal Jaz yang selalu terdengar empuk dan menyentuh dikuatkan oleh nuansa musik yang ringan beat tempo. Menambah nuansa riang dan uplifting yang pastinya akan menyemangati dan menghibur setiap orang yang mendengarnya dalam keadaan apapun.

Sementara proses pengerjaan lagu ini cukup unik karena lagu ini memiliki 2 versi dengan nada dasar yang berbeda dan sedikit aransemen yang berbeda juga dengan jeda pengerjaan 1 tahun, namun diputuskan versi terakhir inilah yang akhirnya dirilis.

Sedang Jatuh Cinta Jaz seperti ingin menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi yang serba terbatas ini tetap tidak bisa menghentikan rasa Cinta-nya Jaz terhadap musik dan juga fansnya.

10
new
Lyodra – Sabda Rindu
Views 4 | TWP 10 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Penyanyi berbakat nan cantik, Lyodra, merilis single terbaru berjudul “Sabda Rindu”. Ini merupakan single pertama di tahun 2021 sekaligus menjawab kerinduaan para penggemarnya yang sudah enam bulan menantikan karya baru dari juara Indonesian Idol 2020 tersebut.

Sekadar mengingatkan, single “Sabda Rindu” menjadi single keempat yang dirilis oleh Lyodra di bawah label rekaman Universal Music Indonesia. Sebelumnya ada “Gemintang Hatiku” (Maret, 2020), “Mengapa Kita #TerlanjurMencinta” (Juni, 2020), dan “Tentang Kamu” (Agustus, 2020).

Di single “Sabda Rindu”, Lyodra kembali bekerjasama dengan trio pencipta hits masa kini yang semakin menunjukkan tajinya, Lale, Ilman (Maliq & D’essentials), dan Nino (RAN) yang biasa disebut Laleilmanino.

Seperti di karya-karya sebelumnya, single “Sabda Rindu” juga masih mengangkat tema percintaan yang ringan. Namun, bedanya di single ini Lyodra tidak sedang menyanyikan lagu pop ballad yang menjadi kebiasaannya, tapi lagu “Sabda Rindu” mengusung warna musik pop yang lebih ceria dengan beat groovy. Suatu tantangan yang dijawab dengan sangat apik oleh Lyodra.

Sebentar, mari kita bicarakan tentang isi dari lirik lagunya dulu. Sesuai dengan judulnya, “Sabda Rindu” memang menceritakan tentang situasi kerinduan atau kangen yang terjadi dalam sebuah hubungan percintaan.

Yah, intinya sih sederhana saja, namanya juga jauh dari bertatap muka dan enggak bertemu, jadinya rindu. Meski situasinya jauh, rasa rindu itu tetap harus dinikmati, walaupun hanya suara saja yang menyapa.

Diksi yang dipilih juga ringan, tidak berbelit, jadi pesannya akan sangat mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh siapa saja yang mendengarkan.

Dari aransemen musiknya, seperti yang sudah dikatakan di atas, pemilihan warna musik pop yang ceria dengan beat yang sedikit groovy menjadi senjata utama yang ingin disajikan dalam nuansa single “Sabda Rindu”.  Penempatan bunyi-bunyian synthesizer yang pas menjadi pemanis di dalam aransemennya.

Yang menjadikan single “Sabda Rindu” semakin ciamik adalah kualitas dari karakter vokal Lyodra yang sangat mumpuni. Bahkan, di beberapa part Lyodra memberikan kekuatan lagunya dengan teknik suara riffs and runs serta whistle. Terbaik!

Lyodra mampu membuktikan ia layak menjadi the next big thing di industi musik Tanah Air. Kemampuan dan kualitas vokalnya dalam menerjemahkan setiap lagu patut diacungi dua jempol ke atas.

11
new
Kaleb J – It’s Only Me
Views 7 | TWP 11 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Kaleb J akhirnya kembali berkarya lewat lagu berjudul It’s Only Me. Menariknya, lagu ini tercipta berdasarkan pengalaman pribadinya.

Jebolan The Voice Indonesia ini pernah mengalami cinta satu sisi. Kebanyakan orang mungkin akan memilih pergi jika dihadapkan kondisi ini. Namun, berbeda dengan Kaleb yang bertahan karena cintanya yang tulus.

Kaleb sebenarnya sudah menulis lagu It’s Only Me sejak tahun 2019 dan langsung dibuat demo. Namun, ia menyempurnakannya lagi dari sisi lirik, tatanan musik, dan vokal.

12
new
Dipha Barus & Jackie Castro – Flower
Views 4 | TWP 12 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Dipha Barus, kembali lagi dengan single baru yang menampilkan Jackie Castro, seorang penyanyi berdarah Kolombia, asal Nashville, Amerika Serikat. Judulnya Flower. Single ini dirilis secara digital di berbagai macam platform streaming musik pada 12 Maret 2021.

Single ini perlu waktu lebih dari satu tahun sejak pertemuan pertama Dipha Barus dan Jackie Castro berlangsung di Januari 2020.

“Waktu itu, gue lagi ada satu sesi studio di Ultra Studio, studionya Ultra Music di Los Angeles. Tiba-tiba kenalan sama Jackie yang kebetulan ada gig di kota itu. Kita ngobrol dan kok kayaknya asyik nulis lagu bareng. Salah satu obrolannya adalah berbincang tentang hal-hal yang bikin kita sebagai manusia grateful. Gue nanya dia apa yang membuatnya grateful, dia juga nanya sebaliknya. Akhirnya dari situ, kita bisa nulis Flower. Ceritanya memang tentang perasaan grateful untuk hal-hal di sekitar kita,” cerita Dipha Barus tentang pertemuannya dengan Jackie Castro.

“Seharusnya ini dirilis tahun 2020, tapi ya kita sama-sama tahu kejadiannya seperti apa,” tambahnya.

Seperti sudah disinggung, Flower bercerita tentang perasaan grateful. Selain itu, ditarik ke belakang, single ini juga berkisah tentang proses growing yang membuat manusia berjalan maju dari satu titik ke titik lainnya yang ada di depan.

“Ada proses growing dan glowing yang mau diceritain dari seorang manusia. Di dalam ceritanya terdapat banyak orang yang mendukung proses pertumbuhan. Ini rasa terima kasih untuk mereka yang selalu menopang manusia lainnya dalam proses yang terjadi,” jelas Dipha Barus lagi.

Kita sama-sama tahu, bahwa hidup setahun belakangan begitu menantang. Tapi, ruang-ruangnya masih menyediakan tempat untuk merayakan hidup, apapun kemasannya. Metode produksi jarak jauh yang mengikuti proses pertemuan Dipha Barus dan Jackie Castro juga menarik untuk disimak.

Rekaman ini diselesaikan dengan bentangan benua dan zona waktu yang jauh berbeda. Selain jarak, secara teknis, ada beberapa pendekatan segar yang coba diterapkan oleh Dipha Barus dalam Flower.

“Ada beberapa sound yang baru. Kebanyakan ditemui selama pandemi dari sesi-sesi studio yang gue lakuin di Bali. Seharusnya gue kembali ke Los Angeles sih, tapi dengan kondisi yang kayak gini, kayaknya gue nggak pengen ada di mana-mana lagi selain Bali deh,” paparnya.

Selain merilis Flower bersama Jackie Castro, Dipha Barus juga sedang menyelesaikan rekaman Humankind, sebuah album yang berisikan berbagai macam lagu bertema mindfulness dan self love.

Flower dirilis oleh Ultra Music dan sudah bisa didengarkan di mana-mana.

Satu hal perlu diingat dari Dipha Barus. Katanya begini, “Jangan lupa untuk berterima kasih, bersyukur kepada orang-orang yang membantu proses growth elo walaupun tidak enak. Orang suka lupa bahwa sebenarnya mereka sedang growing. Jangan lupa terima kasih untuk diri sendiri juga untuk apa yang dilaluin. Give ‘em a pat in the back.”

13
new
Ariel NOAH & Difki Khalif – Cinta yang Diam
Views 19 | TWP 13 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Ariel NOAH kembali menelurkan karya baru di awal tahun 2021. Bukan bersama NOAH, kali ini Ariel berkolaborasi dengan penyanyi pendatang baru, Difki Khalif.
Ariel dan Difki merilis lagu bertajuk Cinta yang Diam. Lagu itu diciptakan sendiri oleh Difki yang ternyata sepupu Ariel.
Ariel NOAH menceritakan latar belakang Difki. Meski baru terjun menjadi solois, Difki sebenarnya sudah sejak lama menjadi vokalis band.
14
new
Samuel Cipta – Tak Seindah Puisi
Views 1 | TWP 14 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Kurang lebih 5 bulan yang lalu, tepatnya 31 Juli 2020, penyanyi Samuel Cipta menyapa dunia musik tanah air dengan single perdananya berjudul “Salah” dan turut meramaikan katalog musik pop di Indonesia.

Walaupun masih di masa pandemi Covid-19, tidak mematahkan semangat Origin Musik Indonesia dan Samuel Cipta untuk terus memberikan karya-karya terbaiknya. Dan kini, di penghujung tahun 2020, Samuel Cipta kembali menyapa penikmat, pecinta musik Indonesia dan Samunity (panggilan fans-nya Samuel Cipta) melalui single ke-2-nya yang berjudul “Tak Seindah Puisi”.

Jika single pertama dari penyanyi kelahiran Jakarta, 1 Mei 2003 dibawakan dengan nuansa yang medium-up tempo dan band, di single keduanya kali ini, Sam membawa nuansa lagunya ke arah acoustic ballad, dimana instrumen gitar masih menjadi instrumen utama dalam lagu-lagunya Samuel Cipta.

Di lagu “Tak Seindah Puisi”, pemilik akun Instagram @samuelcipta ini mencoba untuk senatural mungkin dalam mengambil nada suaranya demi mendapatkan penjiwaannya, dan untuk menambah kaya nuansanya, di lagu ini juga dilengkapi dengan backing vocals-nya. Sehingga, walaupun lagu ini bernuansa acoustic ballad, terdengar sangat padat namun tetap natural.

Secara lirik, lagu ini bercerita tentang sebuah pengalaman yang (mungkin) pernah atau sedang dialami oleh sebagian orang dalam hubungan percintaan mereka. Seringkali saat mereka sedang menjalin tali kasih, mereka berharap bahwa hubungan ini akan berjalan selamanya, sehingga mereka pun mulai memiliki berbagai impian dengan pasangannya. Namun sayang, seringkali impian itu menjadi impian semata, karena hubungan percintaan mereka, karena satu dan lain hal, harus berakhir.

Inilah alasannya kenapa single ke-2 dari Sam dibawakan dengan nuansa acoustic ballad. Agar Sam bisa menyampaikan lirik demi liriknya secara mendalam kepada pendengarnya.

Lagu “Tak Seindah Puisi” diciptakan oleh Indah Anastasya. Sedangkan untuk musiknya diaransemen oleh Aldi Fachrobby & Raymond Aditya C. Proses rekamannya sendiri dilakukan di Bro’s Studio bersama Barsena Bestandhi sebagai Vocal Director.

Semoga karya kedua yang disampaikan oleh Samuel Cipta melalui Origin Musik Indonesia, dapat menambah warna dalam blantika musik tanah air dan menjadi salah satu lagu favorit bagi pecinta musik Indonesia.

15
new
Afgan – say i’m sorry
Views 9 | TWP 15 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Afgan kembali melahirkan karya setelah absen selama 2 tahun. Single terbarunya itu berjudul “say i’m sorry”, terobosan global pertamanya sekaligus debutnya dengan EMPIRE, label ikonis Amerika Serikat yang menaungi Iggy Azalea, Snoop Dogg, Adam Lambert, Tyga, Robin Thicke, hingga Busta Rhymes.

Mengusung slow-burning R&B dengan sentuhan modern yang didominasi synthesizer, “say i’m sorry” berpadu apik dengan suara Afgan yang khas. Lagu tersebut diproduseri oleh Tha Aristocrats (yang juga pernah memproduseri Chris Brown, EXO, BoA) dan ditulis oleh Chaz Jackson, Dashawn White, Benny Mayne, Emily Vaughn, Orlando Williamson, serta Yusuke Sato.

“say i’m sorry” berkisah tentang sebuah penyesalan. Waktu tak akan bisa diulang, dan yang bisa dilakukan adalah mengingat kenangan akan rasa yang pernah ada.

“Aku berharap, saat orang-orang mendengarkan lagu ini, kesedihan dan rasa sakit yang pernah kita rasakan membuat kita belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik. Penyesalan itu ada untuk memberi kita pelajaran, agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan,” tutur Afgan.

Merilis karya secara internasional adalah impian Afgan sejak dia mulai berkarier di dunia musik. Setelah berkarya selama kurang lebih 13 tahun lamanya, Afgan berpikir bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk menantang dirinya demi berkembang menjadi musisi, vokalis, sekaligus penulis lagu ke level yang lebih tinggi. Juga, memperlihatkan sisi lain dari dirinya yang belum pernah ia perlihatkan sebelumnya.

Soal rekaman, Afgan melakukannya di studio EMPIRE, Amerika Serikat. Banyak yang ia rasakan, mulai dari beradaptasi dengan lingkungan baru hingga belajar banyak hal secara profesional.

“Banyak hal yang membuatku terinspirasi. EMPIRE paham apa yang aku inginkan dan mereka juga membantuku beradaptasi. Aku sangat bangga bisa bekerja sama dengan EMPIRE dan aku sudah tidak sabar ingin memperdengarkan lagu-lagu baruku,” kata Afgan.

“Impresi pertamaku tentang Afgan, dia adalah orang yang sopan dan sangat terbuka dengan ide apapun. Afgan adalah penyanyi berbakat dan sangat mencintai musik. Aku mendengar suaranya untuk pertama kali saat kami bertemu secara virtual. Tapi, ketika kami bertatap muka di studio dan aku mendengarnya bernyanyi di depan mataku, aku bisa melihat kemampuannya yang sebenarnya, terutama jangkauan vokalnya, dan etos kerjanya yang bagus,” ucap Tina Davis selaku Vice President A&R EMPIRE.

Hidup bersama karya-karya Stevie Wonder, Whitney Houston, dan Brian McKnight sejak kecil, Afgansyah Reza memantapkan dirinya sebagai salah satu bintang terbesar di Indonesia sejak album debutnya, “Confession No.1”, rilis pada Januari 2008. Selama berkarier, Afgan telah meraih kurang lebih 60 penghargaan di dunia musik dan memiliki lebih dari 17 juta pengikut di media sosial. Di tahun 2019, Afgan meraup lebih dari 44 juta streaming di Spotify dari 79 negara.

Tak hanya itu, Afgan juga sukses menggelar konser di beberapa kota di Indonesia dan sejumlah negara di Asia. Tiket konsernya selalu terjual habis. Setelah kehadirannya diakui industri musik Asia, Afgan siap melebarkan sayapnya di tahun 2021 ini, yakni dengan berkarya secara internasional.

“Sebagai label yang menaungi Afgan selama ini, kami sangat mendukung dan bangga melihat perjalanan kariernya sampai sekarang. Mimpinya untuk berkarya ke tingkat yang lebih tinggi menjadi kenyataan, dan kami harap Afgan bisa membawa nama baik Indonesia ke panggung internasional. Fans pasti menyukai musik Afgan yang baru, begitu juga sosoknya,” ucap Yonathan Nugroho, Managing Director Trinity Optima Production.

16
new
Arsy Widianto, Tiara Andini – Diam-Diam
Views 1 | TWP 16 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Penyanyi muda multi talenta Arsy Widianto & dan Tiara Andini merilis single baru berjudul ‘Diam Diam’ yang menjadi single kedua dari project music series “#ArTi Untuk Cinta”.

Lagu kedua yang ditulis & diproduksi oleh maestro musik Yovie Widianto ini mengisahkan cerita pertama kali mereka bertemu atau flash back dari kisah Cinta mereka.

17
new
Sheryl Sheinafia feat. Rendy Pandugo – pick up your phone
Views 31 | TWP 17 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Penyanyi-penulis lagu Indonesia Sheryl Sheinafia telah merilis video akustik baru dalam lagu ‘pick up your phone’ yang merupakan hasil kolaborasinya dengan Rendy Pandugo.

Video penampilan mereka ini dirilis pada 20 Januari lalu dan menampilkan keduanya yang sama-sama memainkan gitar ketika menyanyikan lagunya.

Sepanjang video keduanya tampil hangat ini, baik Sheryl maupun Rendy sama sekali tidak terbebani dan membiarkan kesalahan-kesalahan kecil sambil diiringi tertawaan malah menjadi bagian indah dari keseluruhan penampilan mereka.

18
new
Arsy Widianto & Tiara Andini – Cintanya Aku
Views 36 | TWP 18 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Lagu berjudul Cintanya Aku yang dinyanyikan oleh Tiara Andini dan Arsy Widianto dirilis pada Jumat, 22 Januari 2021 lalu. Lagu Cintanya Aku menceritakan tentang pasangan yang dimabuk cinta.

19
new
Gangga – Forever (NEW ENTRY)
Views 1 | TWP 19 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Setelah sukses dengan singel pertamanya yang berjudul Don’t”, singel keduanya yang berjudul Blue Jeans”, dan singel ketiga yang berjudulJourney on September”, GANGGA, seorang penyanyi yang mengusung genre pop-soul merilis single terbarunya yang berjudul Forever pada 26 Maret 2021.

Foreverakan menjadi singel pertama dari album GANGGA yang akan dirilis tahun ini. Kali ini GANGGA menggandeng Ankadiov untuk menjadi producer. Sama seperti lagu-lagu sebelumnya, lagu ini masih diiringi dengan suara gitar dan string khas GANGGA, dengan melodi-melodi yang terasa cold dan lonely, membuat orang yang mendengarkannya seperti dibawa ke masa lalu.

Bertemakan tentang cinta, lagu “Forever” merupakan cerita tentang pengalaman pribadi GANGGA, dimana ia bertemu seseorang yang sangat berarti, yang mengubah hidupnya menjadi lebih berwarna, namun karena semesta berkata lain GANGGA harus berpisah dengan orang tersebut. Perpisahan itu membuat GANGGA melewati fase kesedihan yang cukup lama, dan merasakan “lelah”.

Lelah untuk mengenal orang baru dan menjalin hubungan kembali karena GANGGA tau semua akan berujung dengan perpisahan. Perasaan lelah itu membuat GANGGA menyerah dengan cinta, perasaannya menjadi flat, karena GANGGA tau, secocok apapun GANGGA dengan seseorang nanti, pada akhirnya orang tersebut akan pergi meninggalkan dia.

Forever menceritakan tentang perjalanan cinta gue, dimana gue pernah ketemu seseorang sampe gue ngerasa ‘ini loh arti kebahagiaan dalam hidup’, tapi pada ujungnya orang itu harus pergi meninggalkan gue” ujar GANGGA. “Disitu gue ancur dan patah hati banget, tapi dari patah hati gue mengerti bahwa di hidup ini semua tuh sementara, gaada kesenangan yang selamanya,dan ga ada kesedihan yang selamanya juga” tambahnya.

20
new
Afgan, Jackson Wang – M.I.A (NEW ENTRY)
Views 2 | TWP 20 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Afgan merilis single baru M.I.A yang menjadi kolaborasinya bersama musisi dan rapper asal Hong Kong, Jackson Wang. Lagu bergenre R&B dan subtle trap ini disebut menjadi salah satu mimpi Afgan yang menjadi nyata karena ia bisa berkolaborasi dengan idolanya, Jackson Wang yang juga member GOT7.

“Aku adalah penggemar berat Jackson Wang dan dia menginspirasiku untuk berkembang. Semua bermula saat kami bertemu di belakang panggung di sebuah acara di Seoul, Korea Selatan, pada 2019. Kami berdiskusi tentang kemungkinan untuk bekerja sama,” kata Afgan.

Melalui press release, Jackson GOT7 mengungkapkan mereka pertama kali bertemu dalam acara 2019 yang kemudian berlanjut ke panggilan telepon untuk membahas lebih lanjut rencana kolaborasi tersebut.

M.I.A merupakan lagu yang ditulis Benny Mayne dan Emily Vaughn serta diproduseri oleh Tha Aristocrats. M.I.A mengisahkan keyakinan seseorang tidak akan pergi dari sosok yang dicintai dan akan tetap di sisinya.

Contact (Jakarta)

Programs

Download Apps

Latest Podcasts