| | | |

Hilary Duff Pilih Crocheting untuk Isi Waktu, “Do Something with My Hands”

Di tengah kesibukan sebagai aktris, penyanyi, pebisnis, sekaligus ibu, Hilary Duff ternyata menemukan cara sederhana namun bermakna untuk mengisi waktu luangnya, crocheting atau merajut. Dalam sebuah wawancara terbaru, bintang yang dikenal luas lewat serial Disney Channel Lizzie McGuire itu mengungkap bahwa ia mulai menekuni hobi merajut karena ingin “melakukan sesuatu dengan tangannya”, sebuah kebutuhan sederhana yang ternyata membawa dampak besar bagi kesehariannya.

Pernyataan tersebut terdengar ringan, tetapi menyimpan makna yang cukup dalam. Di era ketika hampir setiap jeda waktu diisi dengan menggulir layar ponsel, membaca notifikasi, atau membuka media sosial, keinginan untuk “melakukan sesuatu dengan tangan” menjadi refleksi akan kebutuhan manusia untuk kembali pada aktivitas fisik yang nyata. Bagi Duff, crocheting bukan hanya soal belajar teknik merajut, melainkan tentang menciptakan ruang tenang di tengah rutinitas yang padat dan sorotan publik yang tak pernah benar-benar berhenti.

Sebagai figur publik yang telah berkarier sejak usia remaja, Duff terbiasa hidup dalam jadwal yang terstruktur ketat, mulai dari proses syuting, promosi proyek, menghadiri acara, hingga mengurus bisnis dan keluarga. Aktivitas kreatif seperti merajut memberikan kontras yang menyegarkan. Tidak ada target rating, tidak ada tekanan box office, dan tidak ada ekspektasi penggemar. Yang ada hanyalah benang, jarum kait, dan proses yang berjalan perlahan.

Keputusan Duff untuk belajar crocheting juga bukan sekadar mengikuti tren DIY (do-it-yourself) yang belakangan kembali populer. Ia melihat aktivitas ini sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan hidup di tengah dunia hiburan yang serba cepat dan digital. Dalam industri yang menuntut kehadiran online secara konsisten, memiliki kegiatan yang benar-benar “offline” menjadi sesuatu yang berharga.

Sumber: Instagram/hilaryduff

Crocheting menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan pekerjaan kreatifnya di layar kaca. Jika akting melibatkan banyak pihak sutradara, penulis, kru produksi, maka merajut adalah aktivitas yang sepenuhnya personal. Setiap simpul dan pola dibentuk oleh tangannya sendiri. Ada rasa kontrol dan kepuasan instan saat melihat rajutan mulai terbentuk sedikit demi sedikit.

Selain itu, sebagai ibu dari tiga anak, Duff tentu membutuhkan aktivitas yang fleksibel. Merajut bisa dilakukan sambil duduk di ruang keluarga, menemani anak bermain, atau bahkan saat bersantai di sela-sela kesibukan. Aktivitas ini tidak menuntut ruang khusus atau persiapan rumit, sehingga mudah menjadi bagian dari rutinitas harian.

Pilihan sederhana ini sekaligus menunjukkan fase baru dalam kehidupan Hilary Duff fase yang lebih tenang, reflektif, dan berorientasi pada keseimbangan. Jika dulu namanya identik dengan gemerlap bintang remaja dan dunia pop, kini ia tampak semakin nyaman dengan ritme hidup yang lebih grounded. Crocheting menjadi simbol kecil dari transformasi tersebut dari sorotan kamera menuju momen-momen hening yang bermakna.

Dengan kata lain, hobi baru ini bukan hanya tentang rajutan yang tercipta, tetapi tentang proses memperlambat langkah, menikmati jeda, dan menemukan kebahagiaan dalam aktivitas sederhana. Sebuah pengingat bahwa di tengah dunia yang bergerak cepat, terkadang yang kita butuhkan hanyalah sesuatu untuk dikerjakan dengan tangan dan ruang untuk bernapas sejenak.

Sumber: Instagram/hilaryduff

Apa yang dilakukan Hilary Duff sejalan dengan tren self-care yang semakin berkembang di kalangan figur publik. Ia bukan satu-satunya selebriti yang menemukan ketenangan melalui aktivitas manual dan kreatif. Dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pandemi global yang mengubah ritme kehidupan banyak orang, kegiatan seperti merajut, melukis, membuat keramik, hingga berkebun kembali populer sebagai cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Di tengah tekanan industri hiburan yang serba cepat dan tuntutan eksistensi di media sosial, aktivitas yang melibatkan sentuhan langsung dan proses perlahan justru terasa menenangkan.

Crocheting sendiri dikenal memiliki berbagai manfaat psikologis. Aktivitas ini membantu meningkatkan fokus karena membutuhkan perhatian pada pola dan hitungan tertentu, sekaligus melatih koordinasi tangan dan mata melalui gerakan yang konsisten. Selain itu, proses menyelesaikan satu proyek rajutan, sekecil apa pun dapat menghadirkan rasa pencapaian yang nyata. Banyak studi psikologi juga menunjukkan bahwa gerakan repetitif dan ritmis seperti merajut memiliki efek meditatif yang mampu menenangkan sistem saraf, menurunkan kadar stres, serta meredakan kecemasan. Tidak mengherankan jika Duff merasa crocheting membantunya lebih rileks dan hadir sepenuhnya di momen yang sedang ia jalani.

Sumber: Instagram/hilaryduff

Keputusan Hilary Duff untuk mulai crocheting demi “do something with my hands” mungkin terdengar sederhana di permukaan. Namun di balik pilihan yang tampak ringan itu, tersimpan makna yang jauh lebih dalam tentang kebutuhan manusia untuk melambat dan kembali terhubung dengan hal-hal nyata. Di tengah era digital yang bergerak serba cepat dan dipenuhi distraksi layar, aktivitas manual seperti merajut menawarkan ketenangan, meningkatkan fokus, menghadirkan kepuasan personal, sekaligus membangun kembali koneksi dengan proses kreatif yang organik dan tidak instan.

Bagi Duff, crocheting bukan sekadar hobi baru untuk mengisi waktu luang, melainkan bentuk perawatan diri yang autentik, cara menjaga keseimbangan di antara berbagai peran yang ia jalani, serta pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari pencapaian besar atau sorotan publik. Terkadang, kebahagiaan justru lahir dari aktivitas kecil yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Dan mungkin, di tengah dunia yang terus berlari tanpa henti, kita semua bisa belajar dari pilihan sederhana tersebut bahwa memperlambat langkah bukan berarti tertinggal, melainkan memberi ruang bagi diri sendiri untuk benar-benar hadir.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *