| |

PinkPantheress Umumkan Album Remix Terbaru, SEVENTEEN Jadi Salah Satu Kolaborator Utama

PinkPantheress kembali mencuri perhatian dunia musik dengan pengumuman proyek remix terbarunya bertajuk Fancy Some More?. Album remix ini dijadwalkan rilis pada 10 Oktober 2025 dan menghadirkan deretan nama besar dari berbagai genre, mulai dari SEVENTEEN, Kylie Minogue, Anitta, hingga Kaytranada.

Proyek ini menjadi lanjutan langsung dari mixtape Fancy That yang dirilis pada Mei 2025. Namun, kali ini PinkPantheress menghadirkan interpretasi baru dari setiap lagu lewat kolaborasi lintas genre dan lintas negara. Kehadiran SEVENTEEN di jajaran kolaborator membuat proyek ini semakin disorot oleh penggemar musik global, terutama komunitas K-pop.

Pada Mei 2025, PinkPantheress merilis mixtape Fancy That, yang berisi sembilan lagu baru seperti “Illegal”, “Girl Like Me”, “Tonight”, “Stateside”, dan “Romeo”. Karya ini memperkuat reputasinya sebagai salah satu musisi muda paling kreatif di ranah pop alternatif dan bedroom pop.

Mixtape tersebut mendapat pujian dari berbagai media, termasuk AP News dan NME, berkat perpaduan lirik introspektif, durasi lagu yang singkat namun padat, serta gaya produksi khas yang memadukan nostalgia Y2K dengan modernitas digital. Banyak pengamat menyebut Fancy That sebagai pernyataan musikal baru dari PinkPantheress setelah kesuksesan Heaven Knows (2023).

Dengan rilisnya Fancy Some More? sang artis asal Inggris ini menunjukkan niat untuk mengembangkan materi tersebut ke arah yang lebih luas dan eksperimental. Remix bukan hanya bentuk “pengulangan”, tetapi sarana memperluas semesta musiknya memberi ruang bagi musisi lain untuk menafsirkan karya PinkPantheress melalui gaya mereka sendiri.

Menurut keterangan resmi yang dibagikan PinkPantheress melalui media sosial dan dikonfirmasi oleh Pitchfork, album Fancy Some More? akan hadir dalam dua bagian yang berbeda namun saling melengkapi. Bagian pertama, Pop/Vokal Utama, menampilkan kolaborasi dengan berbagai penyanyi dan grup ternama seperti SEVENTEEN, Kylie Minogue, Anitta, Sugababes, Bladee, Zara Larsson, Oklou, Ravyn Lenae, dan Rachel Chinouriri. Sementara itu, bagian kedua, Elektronik/Dance, digarap oleh sejumlah produser dan DJ kenamaan termasuk Kaytranada, Basement Jaxx, Nia Archives, Groove Armada, Sega Bodega, dan Mochakk.

Sumber: gettyimages

Pendekatan dua sisi ini mempertegas visi PinkPantheress sebagai seniman lintas batas yang berani bereksperimen dengan berbagai warna musik. Ia tidak hanya mengandalkan popularitas dari TikTok atau gaya hyperpop yang melejitkan namanya, tetapi juga menggali lebih dalam akar musik elektronik dan pop klasik dari berbagai dekade. Proyek ini menjadi bukti bahwa PinkPantheress tidak sekadar mengikuti tren, melainkan membangun jembatan antara generasi dan genre dalam satu karya yang ambisius.

Salah satu kolaborasi paling menarik perhatian adalah versi remix lagu “Illegal” yang menampilkan SEVENTEEN, grup K-pop beranggotakan 13 orang di bawah Pledis Entertainment.

Menurut Pitchfork dan Soompi, SEVENTEEN akan tampil di bagian pop remix, di mana mereka berkontribusi pada vokal dan aransemen baru dari lagu “Illegal”. Lagu ini sebelumnya dikenal karena nuansa dreamy dan melankolis khas PinkPantheress, dan kini diharapkan mendapatkan sentuhan harmoni vokal megah ala SEVENTEEN.

Kolaborasi ini dianggap sebagai langkah strategis mempertemukan dua kekuatan musik yang sama-sama memiliki daya tarik global. SEVENTEEN dikenal karena kemampuan produksi mereka sendiri (melalui unit Vocal Team dan Performance Team), sehingga penggemar berspekulasi bahwa mereka mungkin ikut memberi masukan dalam pengolahan ulang lagu ini.

Selain itu, ini menandai pertama kalinya SEVENTEEN bekerja sama langsung dengan artis pop alternatif asal Inggris, menambah daftar kolaborasi internasional mereka setelah sebelumnya bekerja dengan Anne-Marie dan Lizzo di proyek kampanye global.

Sumber: Tatler Asia

Selain SEVENTEEN, Fancy Some More? juga menampilkan jajaran kolaborator yang luar biasa beragam dari berbagai genre. Beberapa nama besar dari dunia pop, R&B klasik, hingga bintang muda elektronik ikut terlibat dalam proyek ini. Di antaranya adalah Kylie Minogue, diva pop asal Australia yang tampil dalam remix “Stateside”; Anitta, penyanyi asal Brasil yang membawa sentuhan khas Latin pop; serta Sugababes, ikon pop Inggris era awal 2000-an yang berkontribusi pada versi retro dance. Tak ketinggalan, Bladee dan Yves menambahkan warna eksperimental dari ranah cloud rap dan alt-pop.

Sementara itu, sisi elektronik album ini diperkuat oleh para produser dan DJ ternama seperti Kaytranada, Basement Jaxx, Groove Armada, dan Sega Bodega, yang menggarap versi club-oriented dengan nuansa house, garage, hingga drum’n’bass modern. Setiap kolaborator dipilih bukan sekadar karena popularitasnya, melainkan karena keselarasan gaya dan energi musikal dengan materi asli Fancy That. Hasilnya diharapkan menjadi perpaduan yang memikat antara nostalgia masa lalu dan inovasi musik masa kini.

Sejak pengumuman proyek ini pada awal Oktober 2025, tagar #PinkPantheressRemixAlbum dan #IllegalRemix langsung menjadi trending di platform X (Twitter) dan TikTok. Penggemar SEVENTEEN secara khusus menunjukkan antusiasme luar biasa, dengan membuat fan edit dan poster buatan sendiri yang memadukan estetika dreamy khas PinkPantheress dengan gaya visual elegan milik SEVENTEEN. Fenomena ini memperlihatkan besarnya ekspektasi publik terhadap kolaborasi lintas genre dan budaya tersebut.

Media musik internasional pun turut memberikan sambutan positif. Pitchfork menyebut Fancy Some More? sebagai “salah satu proyek remix paling ambisius tahun ini.” Sementara DJ Mag memuji keberanian line-up-nya yang “memadukan generasi dan genre tanpa kehilangan identitas.” Di sisi lain, Soompi menyoroti keterlibatan SEVENTEEN sebagai “langkah simbolis dari keterbukaan K-pop terhadap eksperimen sonik global.”

Respons yang begitu luas ini membuktikan bahwa Fancy Some More? bukan sekadar album remix, melainkan sebuah momen budaya yang mempertemukan komunitas musik dari berbagai belahan dunia. Kolaborasi ini menjadi simbol evolusi industri musik modern yang semakin inklusif, dinamis, dan terbuka terhadap keragaman ekspresi artistik.

Fancy Some More? adalah proyek yang merepresentasikan semangat musik modern: kolaboratif, global, dan tanpa batas genre. PinkPantheress menunjukkan keberaniannya melangkah keluar dari zona nyaman, sementara kehadiran SEVENTEEN memberi warna baru dan jembatan menuju pasar Asia.

Dengan daftar kolaborator yang mencakup nama-nama legendaris dan talenta muda, album remix ini bukan hanya perayaan ulang dari Fancy That, tetapi juga pernyataan artistik tentang bagaimana musik masa kini tidak lagi mengenal sekat antara pop, K-pop, dan elektronik.

Ketika Fancy Some More? akhirnya dirilis pada 10 Oktober 2025, dunia akan menyaksikan bagaimana suara PinkPantheres yang dulu tumbuh dari kamar tidurnya di Inggris kini menggema di seluruh penjuru dunia, bersama suara SEVENTEEN dan sederet bintang global lainnya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *