Ed Sheeran Ungkap Lagu “Camera” di Album Play Hampir Jadi Kolaborasi dengan Justin Bieber
Ed Sheeran kembali jadi sorotan setelah mengungkap bahwa lagu “Camera”, salah satu track dari album terbarunya Play, sebenarnya hampir dirilis sebagai kolaborasi dengan Justin Bieber. Fakta ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga menambah dimensi baru dalam perjalanan musik Sheeran dan hubungan kreatifnya dengan Bieber.
Album kedelapan Ed Sheeran, Play, dirilis pada 2025 dan menjadi salah satu proyek paling personal dalam kariernya. Di dalam album ini, Sheeran menggabungkan unsur pop, R&B, hingga folk yang sudah lama menjadi ciri khasnya, namun dengan sentuhan lebih modern berkat kerja sama dengan produser kelas dunia.
Lagu “Camera” dirilis sebagai single pada 12 September 2025. Ditulis oleh Ed bersama Andrew Watt, Louis Bell, dan David Hodges, serta diproduseri oleh Sheeran, Ilya, Watt, dan Bell, lagu ini menggambarkan keintiman sebuah hubungan melalui metafora kamera dan kenangan.
Di tangga lagu, “Camera” berhasil menembus posisi ke-16 di UK Singles Chart. Video musiknya juga mencuri perhatian karena Ed memilih Phoebe Dynevor (bintang Bridgerton) untuk memerankan sosok yang mewakili istrinya. Lokasi syutingnya dilakukan di Hvar dan Split, Kroasia, serta beberapa cuplikan konser di Swedia.
Dari semua aspek ini, “Camera” memang terlihat sebagai salah satu karya besar di album Play. Namun, ternyata ada cerita tersembunyi di balik proses kreatifnya: lagu ini awalnya sempat dipersiapkan sebagai duet dengan Justin Bieber.
Dalam wawancara eksklusif dengan Rolling Stone, Ed Sheeran mengungkapkan bahwa versi awal “Camera” sudah pernah direkam bersama Justin Bieber. Bahkan, Sheeran menyebut masih menyimpan rekaman tersebut di komputernya.
Menurut Ed, lagu ini sebenarnya ditujukan untuk album Bieber sebelumnya, yaitu Justice (2021). Namun, entah karena pertimbangan teknis atau strategi, “Camera” tidak pernah masuk ke daftar track final album tersebut.
Artinya, sejak awal “Camera” memang sudah dikerjakan dengan nuansa kolaboratif. Bieber bahkan sempat menyumbangkan vokalnya, sehingga ada versi duet yang sampai sekarang belum pernah didengar publik.
Meskipun keduanya sudah memiliki rekaman, kolaborasi Ed Sheeran dan Justin Bieber di “Camera” akhirnya tidak dilanjutkan. Ada beberapa kemungkinan penyebab, mulai dari pertimbangan artistik, di mana lagu ini dinilai lebih sesuai dengan gaya pribadi Sheeran sehingga terdengar lebih kuat jika dirilis sebagai lagu solo, hingga masalah kesibukan dan jadwal album, karena Bieber sudah memiliki daftar lagu final untuk Justice sehingga “Camera” tidak masuk prioritas.

Faktor lain yang mungkin berpengaruh adalah keputusan label dan lisensi, sebab industri musik melibatkan banyak pihak dan jika dianggap waktunya belum tepat, sebuah lagu bisa saja “ditahan”. Selain itu, Ed mungkin merasa bahwa “Camera” lebih pas memperkuat cerita personal di album Play miliknya dibanding hadir sebagai duet di proyek Bieber. Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Ed hanya menyebut singkat bahwa duet tersebut “never materialized” atau tidak pernah terealisasi. Meski demikian, kenyataan bahwa ada versi duet yang tersimpan dan belum pernah dirilis tetap membuat penggemar penasaran.
Kabar batalnya duet ini terasa semakin menarik karena Ed Sheeran dan Justin Bieber sebenarnya bukan pasangan kolaborasi baru. Mereka sudah memiliki sejarah panjang yang cukup sukses. Pada 2015, Ed Sheeran menulis lagu “Love Yourself” untuk Justin Bieber, yang kemudian menjadi salah satu hits terbesar dalam karier Bieber. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 2019, keduanya merilis duet “I Don’t Care”, single dari album No.6 Collaborations Project milik Sheeran, yang berhasil meraih kesuksesan besar dengan menduduki posisi tinggi di berbagai tangga lagu global. Dengan rekam jejak kolaborasi tersebut, “Camera” seharusnya bisa menjadi kelanjutan alami dari hubungan musik mereka. Namun, justru karena proyek ini gagal terwujud, publik semakin penasaran dan fakta tersebut menambah semacam “mitos” di balik lagu ini.
Setelah pernyataan Ed muncul, fans segera membanjiri media sosial dengan spekulasi. Banyak yang meminta agar versi duet tersebut dirilis, setidaknya sebagai bonus track atau demo.
Di Twitter/X, akun resmi Rolling Stone bahkan mengunggah potongan wawancara, menambah antusiasme penggemar yang ingin mendengar rekaman itu. Sementara di Instagram, beberapa akun penggemar berbagi klip wawancara Ed dengan caption yang menekankan betapa menariknya versi duet “Camera” bisa terdengar.
Media besar seperti Billboard, Rolling Stone, dan situs musik internasional lainnya ikut melaporkan kabar ini. Hal tersebut menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kombinasi nama Sheeran – Bieber.
Pengakuan ini secara tidak langsung turut memperkuat promosi album Play. Meski tidak ada versi duet yang dirilis, kabar bahwa “Camera” pernah melibatkan Justin Bieber membuat lagu ini semakin ramai diperbincangkan. Dampaknya pun cukup positif, mulai dari meningkatnya buzz media karena berita tentang kolaborasi yang batal justru memicu rasa penasaran, hingga membuka jalur diskusi baru di kalangan penggemar yang kini membandingkan “Camera” dengan kolaborasi mereka sebelumnya, seperti “I Don’t Care”. Selain itu, hal ini juga menunjukkan fleksibilitas Ed Sheeran sebagai musisi yang berani bereksperimen dan selalu terbuka dengan kolaborasi lintas genre. Secara keseluruhan, pengakuan tersebut semakin memperkuat citra Sheeran sebagai artis global yang selalu punya cerita unik di balik setiap lagunya.
Ada beberapa alasan mengapa kolaborasi Ed Sheeran dan Justin Bieber selalu ditunggu. Gaya musik keduanya saling melengkapi, dengan Sheeran yang dikenal lewat lirik emosional serta melodi akustik, sementara Bieber memiliki kekuatan di ranah pop R&B modern. Chemistry mereka pun sudah terbukti lewat kesuksesan “I Don’t Care” dan “Love Yourself”, yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu kolaborasi terbaik dalam musik pop. Ditambah lagi, keduanya memiliki basis penggemar yang sangat besar di seluruh dunia sehingga setiap proyek bersama otomatis menarik perhatian. Karena itulah, meskipun duet di “Camera” tidak pernah terwujud, banyak penggemar tetap menaruh harapan akan ada kolaborasi baru antara Sheeran dan Bieber di masa mendatang.
Sejumlah kritikus musik memberikan apresiasi tinggi pada “Camera” meskipun lagu ini dirilis sebagai karya solo Ed Sheeran. Liriknya dinilai intim dan personal, mencerminkan sisi kehidupan Ed sebagai suami sekaligus ayah. Dari segi produksi, lagu ini terdengar halus namun tetap modern, memadukan kekuatan vokal khas Sheeran dengan beat pop kontemporer yang segar. Video musiknya pun menambah kedalaman emosional dengan menghadirkan narasi visual tentang cinta, kenangan, dan hubungan jangka panjang. Jika versi duet bersama Justin Bieber benar-benar dirilis, lagu ini mungkin akan menghadirkan nuansa berbeda dengan sentuhan pop-R&B yang lebih kuat serta berpotensi menjangkau audiens yang lebih luas.
Fakta bahwa lagu “Camera” hampir menjadi duet Ed Sheeran dan Justin Bieber menambah lapisan menarik dalam perjalanan album Play. Meski akhirnya batal dirilis, kisah ini memperlihatkan dinamika kompleks di balik industri musik, di mana tidak semua ide bisa terwujud meskipun sudah sampai tahap rekaman. Justru karena hal tersebut, “Camera” kini memiliki tempat istimewa, bukan hanya sebagai lagu solo Ed Sheeran, tetapi juga sebagai karya dengan “versi rahasia” yang mungkin suatu hari bisa dirilis ke publik. Bagi penggemar, cerita ini menjadi pengingat bahwa dunia musik selalu penuh kejutan, sementara bagi Ed Sheeran, hal ini membuktikan bahwa setiap lagunya menyimpan kisah tersendiri bahkan yang tidak pernah sampai ke telinga pendengar.