BigHit Music Perkenalkan CORTIS, Boy Group Baru Setelah 6 Tahun dengan Debut Spektakuler
Industri K-pop dikenal dengan siklus cepat lahirnya bintang baru. Namun, ketika agensi besar seperti BigHit Music memperkenalkan grup baru, perhatian penggemar otomatis tertuju. Setelah enam tahun tanpa melahirkan boy group baru, BigHit akhirnya memperkenalkan CORTIS, sebuah boy group dengan lima anggota yang digadang-gadang akan membawa warna segar ke dunia musik global.
Bagi BigHit, ini bukan sekadar debut biasa, melainkan momentum besar yang akan menentukan arah masa depan mereka dalam industri K-pop yang makin kompetitif.
BigHit Music, label yang berada di bawah naungan HYBE Corporation, dikenal luas sebagai rumah bagi dua nama besar: BTS dan TXT. BTS membawa agensi ini ke panggung dunia, sementara TXT (Tomorrow X Together), yang debut pada 2019, berhasil melanjutkan kesuksesan dengan identitas unik mereka.
Selama enam tahun sejak TXT debut, BigHit tidak meluncurkan grup baru. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat agensi lain secara rutin memperkenalkan idol baru tiap 2–3 tahun sekali. Namun, justru jeda ini menambah ekspektasi: publik menilai BigHit ingin mempersiapkan sesuatu yang benar-benar matang. Dan lahirlah CORTIS.
CORTIS hadir sebagai boy group dengan lima anggota yang masing-masing memiliki peran unik. Martin menonjol sebagai vokalis utama dengan suara khas yang mampu menyampaikan emosi mendalam dalam setiap lagu. James mengambil posisi sebagai rapper sekaligus penulis lirik, dikenal kreatif dalam memadukan rap dengan melodi. Juhoon berperan sebagai dancer utama dengan gaya koreografi yang penuh energi, sementara Seonghyeon menambah kekuatan grup sebagai vokalis sekaligus komposer yang aktif dalam proses penulisan lagu.
Di sisi lain, Keonho, sang maknae, memperlihatkan bakat multitalenta melalui kemampuan rap dan vokalnya. Keunikan CORTIS tidak hanya terletak pada kemampuan individu mereka, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh anggota dalam proses kreatif. Mereka tidak sekadar tampil di panggung, melainkan ikut menyusun musik, menciptakan koreografi, hingga terlibat dalam konsep visual serta produksi video. Hal inilah yang membuat BigHit memberi mereka julukan “Young Creator Crew”, sebuah identitas yang menegaskan bahwa CORTIS akan menapaki jalur musik dengan lebih mandiri dan otentik.

CORTIS resmi debut pada 18 Agustus 2025 pukul 18.00 KST dengan single utama “What You Want”. Lagu ini menggabungkan gitar vintage ala 60-an dengan beat hip-hop boom bap modern, menciptakan nuansa baru di antara tren K-pop yang biasanya sarat EDM atau pop elektronik.
Namun, BigHit tidak berhenti di situ. Mereka menyiapkan mini album debut bertajuk Color Outside the Lines yang akan rilis pada 8 September 2025. Album ini diposisikan sebagai karya yang menandai filosofi grup: berani keluar dari batasan, tidak takut melanggar pola, dan menciptakan warna sendiri.
Sebelum debut resmi, BigHit merilis MV pra-debut “GO!”, yang menjadi teaser tentang energi dan identitas CORTIS. Strategi pra-debut ini terbukti efektif, karena berhasil menciptakan rasa penasaran di kalangan penggemar lama maupun pendatang baru.
Salah satu langkah paling ambisius dalam debut CORTIS adalah penyelenggaraan Release Party pada 8 September 2025 di Hwajeong Gymnasium, Universitas Korea, Seoul. Acara ini bukan sekadar showcase biasa, melainkan sebuah panggung perdana yang dirancang untuk memperkenalkan identitas CORTIS secara menyeluruh kepada publik.
Dalam momen tersebut, para anggota akan menampilkan lagu-lagu dari album debut mereka, berbagi cerita tentang proses kreatif di balik setiap karya, serta berinteraksi langsung dengan para penggemar untuk membangun kedekatan emosional sejak awal perjalanan karier mereka. Strategi ini mengingatkan pada cara BigHit memperkenalkan TXT enam tahun lalu, namun kali ini dikemas dengan skala yang lebih besar dan megah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya debut CORTIS di mata agensi, sekaligus menegaskan keyakinan BigHit bahwa grup baru ini memiliki potensi besar untuk menjadi sorotan di industri musik global.
Album debut Color Outside the Lines milik CORTIS menjadi simbol semangat generasi muda yang berani “melampaui batas”. Tema besar ini lahir dari realitas anak muda masa kini yang menolak hidup dalam kotak atau tunduk pada aturan kaku yang membatasi ekspresi diri. Judul lagu utama, What You Want, membawa pesan kuat tentang keberanian memilih jalan sendiri meski berbeda dari orang lain, seolah menjadi manifesto musikal CORTIS untuk memotivasi penggemar agar tidak takut tampil autentik.
Sementara itu, lagu-lagu B-side dalam album disebut-sebut akan mengangkat isu-isu relevan seperti kebebasan berekspresi, pencarian identitas, hingga energi khas remaja yang penuh gairah dan dinamika. Menariknya, beberapa track dalam album ini ditulis langsung oleh para anggota, sebuah langkah yang memperkuat citra mereka sebagai “idol kreator” yang tidak hanya menyanyikan karya, tetapi juga berkontribusi nyata dalam proses penciptaan musiknya.
Debut CORTIS terasa begitu spesial karena menggabungkan berbagai faktor yang membuatnya berbeda dari grup rookie pada umumnya. Pertama, ada penantian panjang selama lebih dari enam tahun sejak BigHit terakhir kali meluncurkan boy group, yaitu TXT pada 2019. Periode ini membuat publik, terutama penggemar K-pop, menaruh ekspektasi tinggi terhadap kualitas musik, konsep, dan daya tarik CORTIS. Kedua, keterlibatan aktif para anggota dalam produksi menjadi nilai tambah yang jarang diberikan kepada grup baru. CORTIS tidak hanya sekadar membawakan lagu, tetapi juga ikut menciptakan musik sesuai gaya mereka sendiri, sehingga menghasilkan karya yang lebih personal dan autentik.
Selain itu, debut ini juga didukung oleh strategi global yang matang. Mulai dari pemilihan nama grup, konsep album, hingga genre musik yang menggabungkan elemen klasik dan modern, semuanya dirancang untuk menjangkau pasar internasional sejak awal. Hal ini memperlihatkan ambisi BigHit dalam menjadikan CORTIS sebagai pemain baru di kancah global. Terakhir, reputasi BigHit Music sebagai rumah bagi BTS dan TXT menambah bobot penting debut ini. Dengan rekam jejak sukses sebelumnya, banyak pihak percaya bahwa CORTIS akan langsung menjadi sorotan dunia, bahkan berpotensi melanjutkan tradisi kejayaan boy group dari BigHit.
Debut CORTIS adalah tonggak penting bagi BigHit Music. Setelah enam tahun menunggu, mereka akhirnya meluncurkan grup baru yang tidak hanya siap tampil, tetapi juga siap menciptakan karya mereka sendiri.
Dengan konsep berani, musik eksperimental, dan acara besar seperti Release Party, CORTIS tidak hanya membawa harapan baru bagi penggemar K-pop, tetapi juga tantangan baru bagi industri.
Apakah CORTIS akan menjadi fenomena global berikutnya seperti BTS, atau membangun jalannya sendiri seperti TXT? Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal pasti: debut mereka adalah salah satu momen paling ditunggu di tahun 2025.