BLACKPINK Resmi Rilis Mini Album ‘Deadline’ pada Februari 2026
Girl group K-pop berkelas dunia, BLACKPINK, resmi mengumumkan kehadiran mini album terbaru bertajuk Deadline yang akan dirilis pada 27 Februari 2026. Kabar ini sekaligus menjadi penanda comeback besar Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa sebagai satu kesatuan grup, setelah hampir tiga tahun vakum dari perilisan album bersama sejak kesuksesan album penuh Born Pink pada 2022.
Kepastian perilisan Deadline disambut antusias oleh para penggemar di seluruh dunia, mengingat album ini bukan sekadar rilisan baru, melainkan simbol kembalinya BLACKPINK ke panggung musik global dengan energi dan arah musikal yang segar. Setelah periode panjang di mana masing-masing member aktif dengan proyek solo dan aktivitas internasional, mini album ini diharapkan menjadi momentum penting yang menandai babak baru perjalanan BLACKPINK di industri musik global.
Sejak debut pada 2016 melalui lagu hits “Whistle” dan “Boombayah”, BLACKPINK yang beranggotakan Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa menjelma menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam industri K-pop global. Dalam hampir satu dekade perjalanan kariernya, grup ini terus menorehkan berbagai pencapaian, mulai dari memecahkan rekor tangga lagu internasional, menggelar tur dunia berskala besar, hingga memperluas pengaruh ke ranah fashion dan budaya pop global. Album penuh terakhir mereka, Born Pink, yang dirilis pada September 2022, sukses mencuri perhatian dunia lewat performa penjualan impresif dan dominasi di berbagai chart prestisius. Namun setelah era tersebut, aktivitas BLACKPINK sebagai grup relatif jarang terlihat, karena masing-masing member lebih banyak mengeksplorasi proyek solo dan kolaborasi individual, sehingga momen comeback ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh penggemar.

Pada pertengahan Januari 2026, YG Entertainment bersama BLACKPINK secara resmi mengkonfirmasi perilisan mini album ketiga bertajuk Deadline. Album ini dijadwalkan meluncur secara global pada 27 Februari 2026, dan akan tersedia di berbagai platform musik digital, layanan streaming, serta dalam format fisik seperti CD. Kepastian tersebut diumumkan melalui teaser resmi yang diunggah di akun media sosial BLACKPINK, yang langsung memicu gelombang antusiasme dari para penggemar setia mereka, BLINK, di berbagai belahan dunia.
Deadline merupakan mini album (EP) ketiga BLACKPINK, melanjutkan jejak rilisan sebelumnya, Square Up (2018) dan Kill This Love (2019). Berbeda dengan album penuh, format mini album umumnya memuat jumlah lagu yang lebih ringkas, namun tetap memiliki peran penting sebagai medium bagi artis untuk menampilkan eksplorasi musikal dan energi kreatif terbaru mereka. Pemilihan judul Deadline juga dinilai memiliki makna lebih dalam, karena tidak hanya merepresentasikan konsep musik yang diusung, tetapi turut terhubung dengan Deadline World Tour yang telah berlangsung sejak pertengahan 2025 hingga awal 2026, menjadikan album ini sebagai refleksi dari perjalanan panjang dan intens BLACKPINK bersama para penggemarnya.
Menjelang pengumuman resmi mini album Deadline, BLACKPINK terlebih dahulu merilis lagu pre-rilis berjudul “JUMP” pada Juli 2025. Lagu ini berhasil mencatat pencapaian impresif dengan meraih sertifikasi Gold dari RIAA (Recording Industry Association of America), berkat angka penjualan yang kuat di pasar Amerika Serikat. Prestasi tersebut menjadi sinyal penting akan besarnya daya tarik global BLACKPINK menjelang peluncuran mini album terbaru mereka. Keberhasilan “JUMP” juga menegaskan bahwa kekuatan BLACKPINK tidak hanya bertumpu pada basis penggemar setia, tetapi mampu menembus pasar musik utama seperti Amerika Serikat, yang dikenal memiliki tingkat persaingan sangat ketat dan menjadi barometer penting bagi industri musik internasional.

Penggunaan judul Deadline tidak hanya merujuk pada mini album terbaru, tetapi juga terhubung langsung dengan Deadline World Tour yang telah membawa BLACKPINK berkeliling ke berbagai kota besar dunia, seperti Seoul, Tokyo, dan Hong Kong. Tur ini dikenal sebagai salah satu proyek paling ambisius dalam karier mereka, sekaligus menjadi ruang bagi BLACKPINK untuk mengeksplorasi karya musik serta membangun kedekatan emosional yang lebih kuat dengan para penggemar selama lebih dari satu tahun perjalanan. Perilisan mini album dengan judul yang sama dipandang sebagai upaya untuk merangkum perjalanan panjang tersebut ke dalam satu narasi kreatif yang utuh, sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan bagi BLINK yang setia menantikan kembalinya BLACKPINK dengan karya baru.
Selain hadir dalam format digital, Deadline juga akan dirilis sebagai album fisik dengan beragam versi edisi kolektor, mulai dari varian Black, Pink, Silver, hingga Grey. Setiap edisi dilengkapi dengan berbagai item eksklusif seperti photocard, poster, dan merchandise resmi lainnya, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar yang gemar mengoleksi rilisan fisik sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. Para BLINK pun sudah dapat melakukan pre-order mini album ini melalui toko online resmi maupun sejumlah retailer global, dengan kesempatan memperoleh paket khusus serta bonus eksklusif yang ditawarkan untuk pembelian awal.
Perilisan mini album Deadline yang dijadwalkan pada 27 Februari 2026 menjadi lebih dari sekadar peluncuran karya musik baru. Momen ini menandai titik penting dalam perjalanan BLACKPINK, sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang para BLINK di berbagai belahan dunia setelah periode hiatus aktivitas grup. Kembalinya Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa lewat satu proyek bersama menghadirkan harapan baru serta menegaskan eksistensi mereka di puncak industri musik global.
Lebih dari itu, Deadline merepresentasikan rangkuman proses kreatif, dedikasi, dan ikatan emosional yang terjalin kuat antara BLACKPINK dan para penggemar setianya. Dengan antusiasme dan ekspektasi yang begitu tinggi secara global, mini album ini diprediksi akan menjadi salah satu rilisan K-pop paling berpengaruh dan diperbincangkan sepanjang tahun 2026, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan karier BLACKPINK ke depan.