TRENDING:

See More

Trax Guide

See More

Video Picks

Latest News

meticore customer reviews

See More

Trax Guide

See More

Video Picks

[yourchannel user="TraxFMJkt"]

Latest News

Chart 20:20 Indonesia

1
new
Cantika Abigail & Rayi – Sign
Views 17 | TWP 1 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Cantika Abigail dan Rayi Putra berkolaborasi dalam lagu Sign. Lagu itu merupakan single kedua Cantika dalam proyek solonya setelah Start Over.

Menurut Cantika Abigail, dirinya memiliki alasan tersendiri mengapa memilih Rayi Putra untuk mengisi bagian rap dalam lagunya. Penyanyi kelahiran 12 Juli 1993 itu memang sudah lama mengagumi karya-karya Rayi, baik yang dibuat bersama RAN maupun dalam proyek solonya.

Dia juga menuturkan keberadaan Rayi Putra dalam lagunya membuat ia kian menyukai dan semakin yakin pada lagu yang ia garap bersama Kenny Gabriel sebagai produsernya itu.

Personel GAC itu menambahkan Rayi Putra mampu membuat sesuatu yang disukai khalayak sekaligus tetap mempertahankan apa yang ia kehendaki dalam musik. “Di saat yang bersamaan dia menjalani proyek solo dia. Dia bisa menemukan balance di antara idealismenya dan apa yang menjual,” puji Cantika.

Ketika ditawari untuk mengisi bagian rap dari lagu Sign, Rayi Putra mengaku langsung menyetujuinya. Selain karena dirinya dan Cantika sudah lama saling kenal, ia juga menyukai demo yang diperdengarkan padanya.

2
new
Nadin Amizah – Bertaut
Views 8 | TWP 2 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Penyanyi solo wanita Nadin Amizah merilis video musik untuk salah satu lagunya di album Selamat Ulang Tahun, yang berjudul “Bertaut”, yang mengisahkan tentang ikatan seorang ibu dan anak.

‘Bertaut’ telah menjadi salah satu lagu favorit pendengar. Bercerita tentang ikatan ibu dan anak, dirangkai dalam bahasa yang tajam dan indah,” kata Nadin, sebagaimana dikutip Antara News. “‘Bertaut’ sangat lugas menuturkan tentang batin dan cinta yang tumbuh bersama melekat dalam satu,” ujarnya menambahkan.

Ingin memberi para penggemar lebih jauh mengenal ceritanya, Nadin menggandeng Stephany Azali sebagai sutradara dan memproduksi video musik lagu “Bertaut”. Visual dirangkai dengan gaya khas Nadin, serta dikemas dengan mengandalkan kepiawaian tiga orang pemeran, mewakili tokoh anak, ibu dan nenek.

“Bertaut” merupakan salah satu lagu dalam album Selamat Ulang Tahun yang dirilis oleh Nadin pada tanggal 28 Mei 2020, dan menjadi lagu Nadin dengan jumlah streaming tertinggi.

3
new
Juicy Luicy – H-5
Views 4 | TWP 3 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Grup musik Juicy Luicy menghadirkan album berjudul Sentimental. Lewat karyanya, band bentukan 2010 tersebut mengajak penikmat untuk merayakan kesedihan dan kebahagiaan secara bersamaan.

Album ini menjadi pelengkap Sentimental: Side A yang rilis Oktober 2019. Hingga saat ini, album EP yang diproduksi E-Motion Entertainment itu sudah didengar lebih dari 90 juta stream di aplikasi Spotify.

Sementara, album Sentimental terbaru turut hadir dalam bentuk CD. Karya dengan 11 lagu tersebut menjadi pembuktian Juicy Luicy sebagai nominasi Billboard Indonesia Music Awards 2020, dalam kategori Top of Duo/Group/Band of the Year.

4
up
Afgan & Raisa – Tunjukkan
Views 12 | TWP 4 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Setelah sukses merilis sebuah single kolaborasi bertajuk “Percayalah” 5 tahun yang lalu dan juga berhasil meraup 16 juta play di YouTube sekaligus salah satu most streamed Indonesian track of 2015 di Spotify, kini Afgan dan Raisa kembali merilis sebuah lagu baru berjudul Tunjukkan.

Duet Afgan dan Raisa untuk lagu Tunjukkan ini terbilang tidak direncanakan sama sekali kedua penyanyi ini. Bermula dari Afgan menerima demo lagu dari Alam Urbach. Kemudian Afgan terlintas untuk menjadikan ini sebuah lagu duet dan nama Raisa langsung terbesit di benak kepalanya.

“Awalnya sih kaget dapet ajakan kolaborasi ini. Nuansanya lagunya berbeda dengan Percayalah, jadi excited untuk ngerjainnya, dan lagunya cepet nyangkut di kepala. Selalu seru kerja bareng Afgan,” cerita Raisa.

Afgan menambahkan, “Lagu ini sangat catchy dan bikin kita feel good, terutama di masa-masa (pandemi) seperti sekarang. Jadi ini adalah bentuk ekspresi terhadap orang-orang yang kamu sayang, karena kita suka lupa untuk menunjukkan rasa sayang tersebut.”

Pada single terbaru ini Afgan dan Raisa mencoba warna yang berbeda dari sebelumnya. Di lagu Percayalah, unsur balada pop sangat kental terasa. Sementara di Tunjukkan, Afgan dan Raisa ingin menunjukkan sesuatu yang baru secara nuansa lagu, yaitu lantunan yang groovy.

Rasa baru dari duet ini tak lepas dari kumpulan produser dengan nama S/EEK (terdiri dari Marco Steffiano, Adrian Rahmat Purwanto, dan Jessi Mates) yang menangkap inspirasi Afgan dan Raisa untuk menghasilkan musik Pop Korea dan R&B era 2000-an.

5
new
Sheryl Sheinafia – Bye
Views 8 | TWP 5 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Ketika Sheryl Sheinafia merilis single “Okay” pada pertengahan tahun ini, kondisi dunia penuh dengan ketidakpastian. Dari pembatasan sosial sampai masa adaptasi kebiasaan baru, semua terjadi dalam sekejap.

Nggak mau bergumul dengan hal yang itu-itu saja, Sheryl lebih memilih untuk move on dan beranjak. Keputusannya mengucapkan selamat tinggal kepada zona nyaman terwakilkan dalam lagu terbaru berjudul “Bye”.

Sheryl menulis sendiri lirik lagu “Bye”, kemudian memproduksi tembang bersama musisi Petra Sihombing. Gamaliel terlibat sebagai pengarah vokal dan Andre Harihandoyo menyelesaikan proses mixing dan mastering.

Lagu tersebut merupakan single kedua sekaligus pembuka dari seri lagu Sheryl yang dirilis setiap Jumat mulai 13 November 2020 sampai 4 Desember 2020 lalu. Lagu menceritakan perjalanannya mencari jati diri.

6
new
Nino & Marion Jola – Jam Rawan
Views 7 | TWP 6 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Saatnya Anak Trax bersuka ria karena sebuah kolaborasi hebat. Ya, Nino Kayam berduet dengan Marion Jola dalam sebuah single yang diberi judul “Jam Rawan”.

Single ini kembali dikerjakan oleh Laleilmanino sebagai pencipta dan produser. Dan, juga masih dirilis oleh salah satu label rekaman terbesar di Tanah Air yang juga sangat produktif dalam mengeluarkan rilisan, Universal Music Indonesia.

Sebelum single “Jam Rawan” dirilis, keterlibatan Nino bersama Laleilmanino dengan Marion Jola memang bukan yang pertama. Bahkan, ketiga pencipta hits terbaik tersebut menjadi orang yang ada di belakang karya Marion Jola selama ini. Baik untuk album dan single-singlenya.

Kembali ke single “Jam Rawan”, baik Nino dan Marion Jola seolah memiliki konektivitas yang kuat diantara keduanya dalam menerjemahkan musik yang disajikan. Intuisi mereka berdua sangat klop. Sehingga, hasilnya terdengar sangat apik.  Seperti yang mereka lakukan di single “Rayu” milik Marion Jola terdahulu.

Berbicara warna musik, single “Jam Rawan” tetap mengambil jalur pop sebagai dasarnya, yang mudah dan sederhana untuk dicerna. Temanya juga masih seputar percintaan, yang juga enggak rumit untuk diterjemahkan isi pesannya.

Sesuai dengan judul, “Jam Rawan” bercerita tentang bagaimana sebuah perasaan dari seseorang yang ingin berpisah dengan pasangan akibat ketidakpastian, namun kerap tak kunjung terjadi karena adanya ‘gangguan’ yang muncul di jam rawan.

Komitmen yang tak bisa pasti menjadi kunci dari cerita di single “Jam Rawan” ini. Pemilihan diksi pada liriknya juga enggak rumit. Jadi, silakan kalian menerjemahkannya masing-masing, tak sulit kok!

Dari departemen suara, aransemennya dibuat minimalis, sehingga nyaman di telinga. Suara dari bunyian instrument gitar akustik menjadi dominan di single “Jam Rawan” sejak lagu dimulai. Walau temanya percintaan yang patah hati, namun nuansanya tidak melulu terlalu sendu. Single ini menyajikannya!

Dua karakter serta kualitas suara vokal dari Nino dan Marion Jola sudah menjadi jaminan bagaimana lagu ini dibungkus dengan sangat baik, sederhana, nyaman, dan mudah untuk didengar.

7
up
Tiara Andini – 365
Views 7 | TWP 7 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Apa jadinya bila cinta yang dipupuk menjadi pupus dan bertepuk sebelah tangan? Jawabannya ada di single terbaru Tiara Andini yang diberi judul “365”. Ya, Tiara kembali dengan single terbarunya.

Sebagai catatan, ini menjadi single ketiga pemilik nama lengkap Tiara Anugrah Eka Setyoandini setelah “Gemintang Hatiku” (Juni, 2020) dan “Maafkan Aku #terlanjurmencinta” (Juli, 2020). Tiga single dalam tiga bulan, sebuah pencapaian yang sangat baik bagi seorang pendatang baru di industri musik Tanah Air.

Di lagu yang bertemakan cinta ini, Tiara Andini merepresentasikan kegundahan akan sebuah kisah cinta yang pilu, patah hati yang berkecamuk dengan kerinduan serta tanda tanya dari sebuah akhir perjalanan cinta yang tak bisa begitu saja terlupa.

Sudah jelas kan, bagaimana lirik di lagu ini bercerita. Pesan yang ingin disampaikan juga terbaca dengan sangat tegas dalam tiap kata di bait liriknya, dengan pemilihan diksi yang sederhana namun kuat. Itulah inti dari single “365”, yang mungkin saja dirasakan juga oleh sebagian orang yang mendengarnya.

Oh ya, untuk single “365” kembali juga dirilis oleh salah satu label rekaman terbesar di Tanah Air, Universal Music Indonesia. Di single “365” untuk penggarapannya dipercayakan oleh trio pencipta hits masa kini, Laleilmanino! Sudah terbukti lah ya kalau Laleilmanino menjadi jaminan dari karya-karya yang berkualitas. Begitu juga untuk Tiara.

Sesuai dengan pesan dalam liriknya, single “365” menjadi sebuah lagu romansa yang diliputi kesenduan dan kesedihan. Untuk itu, aransemennya pun dibuat dengan mengambil nuansa yang lembut. Suara instrument piano dan gitar akustik menjadi pengiring yang pas untuk suara vokal Tiara yang mampu “bermain” di segala warna musik.

Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kesepuluh ini tidak hanya baik dalam menyajikan teknik vokal dengan dinamika rendah dan kuat, namun juga sangat baik dalam memainkan nada tinggi, panjang, maupun pendek, sehingga Tiara mampu memberikan kontrol yang sangat bagus di lagu ini. Brilian!

Kombinasi departemen suara digabungkan dengan kualitas vokal Tiara yang semakin mumpuni menghasilkan karya yang tidak hanya apik, namun juga mudah dinikmati oleh siapa saja yang mendengar.

8
new
Budi Doremi – Melukis Senja
Views 5 | TWP 8 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Budi Doremi baru-baru ini telah merilis single berjudul Melukis Senja. Dikenal sebagai penyanyi yang pandai bermain kata-kata, dalam lahu ini kepiawaian Budi kembali terlihat. Lirik sederhana dan rima yang indah menjadi ciri khas lagu milik Budi Doremi.

Melihat karyanya telah didengarkan, Budi kemudian membagikan cerita dibalik lagu tersebut. Kali ini budi membicarakan perihal perjuangan dan pendampingan.

9
new
Kunto Aji & Nadin Amizah – Selaras
Views 5 | TWP 9 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Berselang dua tahun dari album keduanya, Mantra Mantra, Kunto Aji kembali hadir dengan single baru yang berjudul “Selaras”. Dalam single yang bercerita tentang hidup selaras di masa pandemi ini yang penuh ketidakpastian, Kunto Aji berkolaborasi dengan Nadin Amizah.

“Secara garis besar “Selaras” tentang bagaimana menyelaraskan diri di tahun pagebluk, pandemi, tahun yang penuh ketidakpastian. Selaras dengan hidup, selaras dengan semesta,” ujarnya. “Saya sudah suka dan ngefans banget sama Nadin. Selain itu, dari tema lagunya, saya merasa lagu ini cocok dinyanyikan oleh laki-laki dan Nadin salah satu penyanyi perempuan yang saat ini paling sering saya dengarkan.”

Selain dengan Nadin Amizah, banyak musisi yang terlibat dalam pembuatan Single “Selaras” ini. Ada Enrico Octaviano di drum, Gerald Situmorang di gitar, dan strings dari Chicha Adzhari, Jefrin Simanullang, Billy Aryo. Pengerjaan “Selaras” memakan waktu kurang lebih selama dua bulan di tengah pandemi.

“Pengerjaannya bisa dibilang cukup eksperimen. Pertama karena di tengah pandemi yang cukup membuat mobilitas kami terbatas. Pengerjaannya juga di studio yang harus steril dan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga stem-an di single ini beda dari stem musik modern. Banyak instrumen yang harus disesuaikan terutama string,” tambahnya.

Lewat “Selaras” ini, Kunto Aji berharap bisa memberikan manfaat bagi para pendengarnya. Mulai dari melalui keseharian hingga menemani dalam berpikir sambil mendengarkan “Selaras”.

10
up
Mawar de Jongh – Tanya Hati
Views 10 | TWP 10 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Mawar de Jongh menyanyikan lagu “Tanya Hati” yang pernah dibawakan Pasto di era 2000-an. Ia menyanyikan ini agar penggemar kembali bernostalgia dengan lagu di era 2000-an.

“Aku membawakan lagu “Tanya Hati” ini karena lagunya bagus banget, juga masih relate sampai sekarang dan cocok sama karakter suaraku,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Trax FM.

Mawar de Jongh mengaku keluar dari zona nyamannya saat menyanyikan lagu “Tanya Hati”. Ada perubahan dari caranya bernyanyi, terutama soal perasaan sedih yang dihadirkan.

11
new
TIA – Outsider
Views 7 | TWP 11 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Pandemi ternyata membuat TIA yang bernama lengkap Mutiarachmi membuka matanya. Kehidupan di sekelilingnya, cerita dari teman-teman, juga apa yang pernah dialami oleh salah satu penyiar Trax FM Jakarta ini membuat ia lebih mengerti bahwa hidup itu bermacam warna.

Ia mengerti ada hitam dan putih, tawa dan tangis, semua itu yang membuat manusia hidup. Kumpulan cerita dari kehidupan disekelilingnya lah yang menginspirasi TIA membuat lagu. Dengan harapan dapat mewakili apa yang dirasakan penikmat musiknya.

Single perdana TIA sebagai solois bertajuk “Outsider” ia tulis bersama teman bermusiknya, Indrabayu Muhammad. Dalam proses rekaman TIA dibantu oleh Rian Rahman gitaris dari band Sisitipsi sebagai produser musiknya. Bercerita tentang seseorang yang merasa kesepian ditengah keramaian. Seseorang yang masuk ke tempat baru dimana ia berusaha keras untuk beradaptasi.

Kesepian terasa sejak awal lagu, “I’m sitting alone at your birthday party. And I’m feeling lonely in this crowd that’s going crazy. I don’t know why I am here. I feel like an alien.” Namun, berujung dengan sisi introvert yang muncul dari dalam diri dan membuat ia benar-benar ingin pergi. Tergambar lewat lirik “My introvert side’s just missing her place. I miss my bed and my Ted”.

Kisah yang mungkin tanpa disadari sering terjadi dalam keseharian kita. TIA berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi orang yang sedang mengalami hal serupa.

Vokal TIA yang merdu dengan harmonisasinya, petikan instrument gitar akustik, dan dipadu denga electric guitar yang menjadi fill in membuat “Outsider” semakin bernyawa. Membuat penikmat musiknya bisa merasakan apa yang TIA ingin sampaikan dalam lagunya.

 

12
new
Rizky Febian – Makna Cinta
Views 12 | TWP 12 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Rizky Febian baru saja mengeluarkan lagu terbarunya berjudul “Makna Cinta”, yang menjadi penutup dari trilogi lagu #GarisCinta. Trilogi ini berawal dengan lagu yang berjudul “Mantra Cinta” dan “Cuek”.

Video klip “Makna Cinta” diperankan oleh Rizky Febian dan Anya Geraldine. Dalam video ini, dikisahkan bahwa Rizky Febian berhasil meluluhkan hati Anya Geraldine. Keduanya resmi menjadi sepasang kekasih.

Di hari jadi mereka yang ke satu tahun, Rizky mencoba menciptakan lagu untuk Anya sebagai hadiah. Anya yang tadinya mengira Rizky tidak serius menjalani hubungan mereka, lalu luluh dan menerima lamaran Rizky. Mereka pun menikah dan hidup bahagia bersama.

Video ini disutradarai oleh Risky Jusuf dan diproduseri oleh Ades Vidyatmaja serta diproduksi oleh RFAS Music, sedangkan visual lagu ini disempurnakan oleh tim AVCD Films. Rizky sendiri juga turut berperan membuat cerita dan konsep video bersama Risky Jusuf.

13
new
Bunga Citra Lestari – 12 Tahun Terindah
Views 10 | TWP 13 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Kepergian Ashraf Sinclair di awal tahun 2020 menjadi titik terendah dalam hidup Bunga Citra Lestari (BCL).  Lima bulan sudah BCL menghabiskan waktu di rumah, mencoba memahami situasi, berdamai dengan keadaan, dan bangkit kembali untuk menemukan kenyamanan dalam berkarya.

Curahan isi hatinya yang dituangkan dalam buku harian, kini dikembangkan menjadi sebuah tutur yang jujur dalam lagu. Bersama sahabat-sahabatnya, Ifa Fachir dan Andi Rianto, lahir “12 Tahun Terindah” yang bercerita tentang kebingungan BCL menghadapi hari tanpa pasangan hidupnya.

“Saya berusaha melihat lagi tahun-tahun yang sudah saya lewati bersama Ashraf, dan saya merasa bersyukur karena Tuhan memberikan saya 12 tahun terindah bersama Ashraf.  Melalui suka dan duka, saya percaya kalau cinta itu ada.”

Karya indah ini menjadi bagian dari perjalanan BCL melanjutkan hidupnya setelah kepergian Ashraf.  Untuk pertama kalinya ia belajar menulis lirik lagu, dan merekam lagu sendiri di studio kecil yang ia buat di rumahnya.  Video klip lagu ini disutradarai oleh Adam Sinclair, yang tidak lain adalah adik kandung dari Ashraf.  Lagu ini dirilis tanggal 19 Juli 2020, di bawah label BASH Music Company miliknya.

14
new
Rendy Pandugo – MR. SUN
Views 5 | TWP 14 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Rendy Pandugo resmi merilis single terbaru berjudul Mr. Sun secara digital.

Lagu ini merupakan sebuah ungkapan syukur atas keberadaan matahari yang memberikan kehangatan dan menyertai kehidupan manusia, meski tidak banyak yang menyadari keberkahannya.

Lagu yang ditulis pada Agustus 2020 ini berawal dari sebuah ide yang tiba-tiba muncul dari sebuah obrolan santai dengan teman lamanya.

Dalam sebuah obrolan itu mereka menceritakan tentang bagaimana orang terkadang salah paham dan menilai matahari menyebabkan masalah. Padahal matahari membawa banyak berkah bagi kehidupan manusia.

Menurutnya terkadang manusia sering kali tidak bersyukur dan justru bersembunyi dari sinar matahari pada siang hari dan bersorak ketika matahari perlahan terbenam.

Padahal matahari tidak pernah redup sedetik pun dan tetap setia mencurahkan sinarnya ke bulan untuk menerangi malam.

Rendy berharap lagu Mr. Sun bisa didengar dan mengiringi semua orang, semua situasi, semua genre, apa pun mood-nya.

Di media sosialnya, ia juga menginginkan lagu ini tetap bisa menjadi teman di kala hujan yang datang saat ini.

15
new
Ardhito Pramono – Sudah
Views 35 | TWP 15 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Ardhito Pramono menciptakan dua lagu baru untuk Story of Kale: When Someone’s In Love. Salah satunya berjudul “Sudah”, yang bercerita tentang ajakan untuk menyudahi sesuatu dan membiarkan dunia seperti apa adanya.

Story of Kale merupakan spin off dari film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI). Peran Ardhito sebagai Kale dalam NKCTHI membuatnya diganjar penghargaan sebagai Aktor Pendatang Baru Terfavorit Indonesian Movie Actor Awards 2020.

Dari segi musik, “Sudah” hadir sebagai tembang akustik yang menyentuh pendengaran dengan nyaman dan pelan. Ardhito bermain piano dengan tambahan dua gitar yang bersahutan untuk memberikan efek ‘bingung’ pada bagian akhir.

Ardhito kemudian melengkapinya dengan sentuhan mellotron dan organ hammond. Melalui pernyataan resminya, Ardhito bercerita bahwa lagu tersebut sebenarnya tidak diciptakan untuk sosok Kale dalam sinema Story of Kale.

“Tapi entah mengapa begitu gue switch, semua terasa tepat. Dan lagu ini sangat relate dengan karakter Kale yang begitu berhasrat mendapatkan kebahagiaan dalam sebuah hubungan,” ujar penulis lagu kelahiran 1995 itu.

Cerita Story of Kale terinspirasi dari lagu Ardhito yang berjudul “I Can’t Stop Loving You” dari album mini Playlist Vol 2 rilisan 2017. Menyambut lagu “Sudah” dan film Story of Kale, Ardhito sempat pula menghadirkan sebuah film pendek.

Dia menulis skenario, menyutradarai, dan memerankan Hampir Jadi (Short Movie). Konten tersebut telah dipublikasikan pada Rabu, 14 Oktober 2020, tepat tengah malam, melalui saluran Youtube Ardhito Pramono.

Ardhito mengaku sangat menikmati proses pembuatan film Story of Kale arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko. Dia mengerjakan proyek yang memasangkannya dengan aktris Aurelie Moeremans itu dengan sangat gembira.

“Sebagai seniman yang bermain di dunia musik dan seni peran, saya merasa diapresiasi dan terinspirasi dengan segala proses yang ada. Tidak menyangka dua bidang yang sangat saya cintai bisa berjalan bersamaan dengan sangat harmonis,” kata Ardhito.

16
new
Anneth – Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti
Views 6 | TWP 16 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Anneth Delliecia Nasution atau lebih dikenal dengan sapaan Anneth adalah penyanyi muda asal Indonesia. Anneth Delliecia Nasution lahir pada 18 Oktober 2005 di Balikpapan. Anneth mengawali kariernya sebagai penyanyi dengan mengikuti ajang pencarian bakat menyanyi.

Pada 2014, Anneth mengikuti ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol Junior Musim Pertama. Namun, sayangnya Anneth gagal di babak eliminasi pertama. Setelah itu, Anneth mencoba peruntungan kembali dengan mengikuti ajang The Voice Kids Indonesia.

Langkahnya terhenti di babak enam besar. Tak pantang menyerah, penyanyi berusia 15 tahun itu kembali ikut Indonesian Idol Junior Musim Ketiga pada 2018. Di Idol Junior Musim Ketiga itu Anneth selalu mencuri perhatian juri dan penonton karena kualitas vokalnya yang semakin matang.

Berkat itu, Anneth berhasil keluar menjadi juara dalam grand final Idol Junior yang diselenggarakan pada 14 Desember 2018 itu. Memulai kariernya di belantika musik Tanah Air, Anneth meluncurkan single pertamanya bertajuk Tetap Untukmu pada 2019. Yang terbaru pada akhir tahun kemarin, tepatnya pada Oktober 2020, Anneth merilis single bertajuk “Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti”.

17
new
UN1TY – No Mellow!
Views 20 | TWP 17 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

UN1TY merupakan boy group asal Indonesia yang berada di bawah 1ID Music Project. Beranggotakan 8 members, mereka baru saja mengeluarkan lagu ke-5 dengan judul NO MELLOW. Lewat lagu yang dirilis pada 25 September 2020 ini, UN1TY ingin ajak pendengar untuk gak galau dan joget bersama, nih.

“Sesuai judulnya, kita ingin ajak teman-teman yang dengerin lagu NO MELLOW ini supaya gak sedih lagi. Kan, yang menentukan jalan dan mimpi kita ya diri sendiri, jadi gak usah dengarin kata-kata orang lain,” ujar Gilang, salah satu member UN1TY.

18
new
Vidi Aldiano & Prilly Latuconsina – Tak Bisa Bersama
Views 30 | TWP 18 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Masa pandemi tidak membuat Vidi Aldiano berhenti berkarya. Bahkan Vidi jadi semakin melakukan eksplorasi diri, salah satunya dengan membuat konten Youtube dengan mengundang teman-temannya yang juga public figure. Salah satu bintang tamu Vidi-o Game (konten Youtube Vidi) adalah Prilly Latuconsina. Setelah mengenal Prilly beberapa tahun bahkan Vidi baru sadar kalau Prilly bukan hanya bisa membuat puisi tapi juga bisa bernyanyi.

Vidi akhirnya memutuskan untuk me-remake salah satu lagu dari album Persona (2016) yang berjudul ‘Tak Bisa Bersama’ bersama Prilly Latuconsina. Disamping itu Vidi menggandeng Barsena Bestandhi untuk meng-aransemen ulang lagu ini. Saat itu lagu Tak Bisa Bersama ditulis Vidi berdasarkan kisah nyata salah seorang temannya, yang ternyata cukup relate dengan kisah cinta anak jaman sekarang. “Sebenarnya lagu ini bukan cuma untuk orang-orang yang beda agama sih, bahkan pasangan yang beda usia, ras, LDR bahkan tidak disetujui oleh orang tua juga bisa relate” ungkap Prilly.

Faktanya video klip ‘Tak Bisa Bersama’ merupakan kisah nyata yang diangkat dari salah satu Fans Vidi. Vidi kembali mempercayakan video klipnya kepada Candi Soeleman yang juga membuat video klip ‘Terambang’ dan ‘Hingga Nanti’.

Vidi mengungkapkan “Gak tau kenapa kalau Mas Candi yang megang gue udah percaya aja sih, apalagi ada Prilly, gue semakin tertantang untuk membuat video klip yang mengangkat kisah nyata, kan Prilly udah terbiasa akting”.

Vidi dan Prilly berharap bisa menyampaikan kisah nyata dengan lagu ‘Tak Bisa Bersama’ kepada orang-orang yang mungkin juga mengalaminya. Ketika mendengarkan lagu ini, semoga kalian yang Tak Bisa Bersama mendapatkan kekuatan kalau semua akan baik-baik saja.

19
new
Mahen – Datang Untuk Pergi
Views 12 | TWP 19 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Nama Petrus Mahendra atau yang lebih dikenal dengan Mahen, memang bukan nama baru di industri musik Tanah Air. Di Awal kemunculannya, Mahen dikenal kerap melakukan cover lagu-lagu hits di Instagram dan YouTube.

Dari situ, Mahen mencoba peruntungan dengan merilis lagu sendiri. Terbukti, dua single pertamanya yaitu “Pura Pura Lupa” dan “Luka yang Ku Rindu” sukses di pasaran dan bertengger di chart musik trending di YouTube.

Kali ini, Mahen kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Datang untuk Pergi”, yang menceritakan tentang toxic relationship. Seperti dua lagu sebelumnya, single ketiga Mahen ini juga ditulis oleh Pika Iskandar.

20
new
Andrew Gouw – Bersama Dirimu
Views 52 | TWP 20 | LWP 0
Album
Producer
Director
Cast

Description

Di penghujung tahun 2020 lalu, Industri musik Indonesia kembali semarak dengan kemunculan pendatang baru berbakat, Andrew Gouw. Penyanyi muda bertalenta ini merilis single perdana berjudul Bersama Dirimu dengan genre pop yang easy listening.

Mengusung genre pop, lagu ini memiliki sentuhan R&B dengan beat yang modern. Dentingan piano dan petikan gitar yang berpadu secara harmonis membentuk instrumen musik yang asik dinikmati berbagai kalangan.

Karakter suara Andrew Gouw yang khas dengan ciri berat namun mampu melahap nada tinggi juga terdengar nikmat di telinga. Andrew Gouw seolah mengajak untuk ikut bernyanyi dan hanyut dalam liriknya.

Lagu “Bersama Dirimu” ini sendiri diciptakan oleh Daniel Kurnia. Menggunakan bahasa yang sederhana, lirik lagu ini terasa menyentuh karena sangat relate dengan pengalaman orang kebanyakan, yaitu sebuah lagu yang menceritakan tentang memori indah bersama orang tercinta.

Darah seni memang sangat kental mengalir di keluarga musisi ini. Penyanyi kelahiran Jakarta ini mewarisi darah musisi dari kakeknya yang merupakan seorang pianis klasik di Australia dan ayah yang juga merupakan seorang penyanyi choir.

Andrew Gouw sendiri telah menyukai dan mendengarkan musik sejak usia sangat belia. Sejak usia 6 tahun, ia telah aktif mengikuti kursus vokal yang semakin mengasah talentanya dalam dunia tarik suara. Saat SMA, penyanyi bersuara khas ini aktif bergabung dalam choir sebagai pengisi suara tenor, dan pernah juga perform di acara wedding dan café.

Contact (Jakarta)

Programs

Download Apps

Latest Podcasts