Kereen, Sri Mulyani dapat predikat menteri terbaik di dunia

Kereen, Sri Mulyani dapat predikat menteri terbaik di dunia

163

Prestasi demi prestasi dituai oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati. Tak henti dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia pada tahun 2006 oleh Emerging Markets, ia baru saja meraih satu penghargaan prestisius di lingkup global.

Tepatnya pada 11 Februari lalu, Sri Mulyani dianugerahi penghargaan The Best Minister in The World di tengah berlangsungnya World Government Summit 2018 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Emir Sheikh Mohammed Rashid Al Maktoum.

World Government Summit merupakan forum yang menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan.

World Government Summit dihadiri lebih dari oleh lebih dari 4000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara serta lembaga internasional.

Hari ini saya berada di Dubai, Uni Emirat Arab untuk menghadiri acara World Government Summit. Dalam kesempatan ini pula, saya menerima Penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) yang diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum. Penghargaan ini saya dedikasikan kepada pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan 257 juta rakyat Indonesia serta 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menuju bangsa Indonesia yang bermartabat, adil dan makmur. Berbagai upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kementerian Keuangan, bertujuan untuk mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kementerian Keuangan juga sudah membuahkan banyak hasil. Penghargaan Menteri Terbaik ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada tahun 2016. Proses seleksi dan penentuan pemenangnya dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit. World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, UAE, dan melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain. Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan. World Government Summit dihadiri lebih dari oleh lebih dari 4000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional. Dubai, 11 Februari 2018

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

Yang lebih membanggakan, prestasi sebagai menteri terbaik di dunia tersebut merupakan prestasi pertama yang diraih oleh perwakilan Indonesia sekaligus oleh seorang wanita.

Maka, sudah sepatutnya jika momentum ini dijadikan sebagai acuan bagi negara untuk membuktikan bahwa Indonesia punya sumber daya manusia yang berdaya saing kuat di berbagai sektor kapital, salah satunya finansial.

Lalu, apa yang membuat Sri Mulyani terpilih sebagai menteri terbaik di dunia?

Berbagai penilaian pun dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young. Sepak terjang Sri Mulyani yang kembali menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia setelah berkarier sebagai Managing Director World Bank terbilang sangat baik.

Ia sukses mengendalikan defisit pengeluaran negara di bawah 3% dengan berbagai ide jitu yang ia dan tim prakarsai, serta mampu memperbaiki sistem perpajakan Indonesia lewat program tax amnesty.

Hari Selasa 16 Mei 2017 saya menjadi panelis pada seminar yang berjudul "Harnessing Experience Towards Achieving Sustainable Development Goal (SDG)" dalam rangkaian Annual Meeting – Islamic Development Bank (IDB) yang ke 42 di Jeddah, Arab Saudi. Dalam seminar tersebut juga hadir sebagai panelis: akademisi terkemuka Profesor Jeffrey Sachs, Menteri Keuangan: Jordania , Turki dan Pantai Gading, Dr. Mahmoud dari World Bank dan Dr. Mandiri Muharram dari IDB. Dalam kesempatan itu saya menyatakan bahwa tantangan untuk mencapai SDG di Indonesia adalah dari sisi kesenjangan pendapatan dan kemiskinan. Sementara itu, dari sisi anggaran, pembiayaan untuk SDG dilaksanakan dalam dua mekanisme yaitu yang secara mekanik/rutin melalui proses pembuatan APBN dan melalui proses politik dengan adanya persetujuan dari DPR. Untuk memperoleh dana yang cukup bagi pembangunan yang berkelanjutan, diperlukan adanya stabilitas penerimaan negara melalui sistem perpajakan yang baik. Indonesia akan melalukan reformasi perpajakan secara komprehensif sehingga dapat meningkatkan grade Ease of Doing Business dan iklim bisnis yang baik untuk menarik investor asing. Dengan demikian, reformasi perpajakan juga akan mencakup peningkatan kapasitas dan integritas pegawainya. Saya menekankan bahwa kelanjutan SDG saat ini sudah sampai pada saat yang sulit. Banyak negara besar hanya peduli pada kepentingan negaranya sendiri atau inward looking. Komitmen bersama para pemimpin dunia untuk membuat pembangunan berkelanjutan masih banyak hanya sebatas diskusi dan tidak berpengaruh banyak pada peningkatan tarif hidup manusia. Saya juga berpendapat bahwa untuk meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan, pemerintah perlu melibatkan berbagai lembaga seperti universitas dan partai politik. Universitas diharapkan bisa jadi pusat pembelajaran dan jejaring pengetahuan. Sementara partai politik, selain akan mendominasi parlemen, juga berperan besar dalam mencalonkan pemimpin di Indonesia.

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

Selain itu, Sri Mulyani pun turut serta berperan dalam pengelolaan dana pendidikan di Lembaga Dana Pengelola Pendidikan (LPDP) yang mencapai lebih dari 31 triliun Rupiah, sehingga dapat memberikan beasiswa ke pada belasan ribu warga Indonesia.

Beberapa pencapaian yang disebutkan di atas adalah segelintir keberhasialan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Sehingga tak heran jika ia sukses meraih poin tertinggi di antara sosok-sosok terbaik dari berbagai negara di dunia.

(Foto: courtesy of Sri Mulyani Indrawati)

Source: Harpers Bazaar